DPR RI menggelar Rapat Paripurna ke-17 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025-2026 pada Selasa (20/4/2026). Salah satu agenda rapat tersebut adalah pengesahan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) menjadi undang-undang.
Selain pengesahan RUU PPRT, rapat paripurna juga memuat tiga agenda lain, yakni penyampaian ikhtisar hasil pemeriksaan semester II tahun 2025 beserta laporan hasil pemeriksaan semester II tahun 2025 oleh BPK RI, pengesahan RUU tentang Saksi dan Korban, serta pidato Ketua DPR RI pada penutupan Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025-2026.
Terkait pengesahan RUU PPRT, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebut pengesahan tersebut sebagai kado untuk peringatan Hari Buruh pada 1 Mei (May Day) dan Hari Kartini yang diperingati pada 21 April.
“Hadiah May Day Hari Kartini,” ujar Dasco usai pengambilan keputusan tingkat pertama RUU PPRT di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2026).
Dasco mengatakan pengesahan RUU PPRT telah lama ditunggu masyarakat selama 22 tahun dan menjadi salah satu janji DPR kepada publik. “Kami diberikan oleh masyarakat PR untuk menyelesaikan beberapa undang-undang yang juga kami sudah janjikan kepada masyarakat. Hari ini kami menyelesaikan Rancangan Undang-Undang Pekerja Rumah Tangga yang sudah 22 tahun, kami selesaikan,” kata Dasco.