Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku, Benhur Watubun, menekankan pentingnya konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat desa sebagai langkah strategis menghadapi agenda politik 2029.
Pernyataan itu disampaikan Benhur saat membuka Musyawarah Anak Cabang (Musancab) VI PDI Perjuangan Kecamatan Tanimbar Utara dan Kecamatan Fordata yang dirangkaikan dengan pendidikan politik di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jumat (19/6).
Menurut Benhur, Musancab merupakan amanat konstitusi partai yang bertujuan memperkuat soliditas organisasi serta menyatukan langkah kader dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, melakukan konsolidasi, dan mengembangkan nilai-nilai perjuangan demi kemajuan partai.
Benhur juga meminta seluruh kader mulai mempersiapkan diri sejak dini menghadapi berbagai kontestasi politik pada 2029. Ia menegaskan bahwa penguatan organisasi perlu dilakukan secara matang dengan tetap berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Dalam arahannya, Benhur menginstruksikan jajaran partai melengkapi struktur kepengurusan hingga tingkat desa dan kelurahan. Ia menilai tidak boleh ada posisi strategis yang kosong agar roda organisasi berjalan optimal, sekaligus memastikan kebijakan partai selaras dengan kebutuhan rakyat.
Musancab VI tersebut dihadiri pengurus partai, kader, senior partai, tokoh agama, unsur TNI-Polri, serta tamu undangan. Kegiatan ini diharapkan menghasilkan langkah strategis untuk memperkuat organisasi dan menyusun program kerja yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Musancab di Tanimbar juga menjadi kunjungan perdana Benhur Watubun ke luar Pulau Ambon dalam rangka membuka Musancab tingkat kecamatan. Ia menyebut Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebagai daerah pertama yang dikunjungi dalam agenda konsolidasi organisasi PDI Perjuangan di Provinsi Maluku.