Label musik demajors bersama Miles Films merilis ulang musik film 3 Hari untuk Selamanya dalam format piringan hitam (vinyl). Film karya sutradara Riri Riza dan produser Mira Lesmana itu disebut sebagai salah satu film road movie paling berpengaruh dalam perfilman Indonesia modern.
Dirilis pada 2007, 3 Hari untuk Selamanya dinilai memberi dampak signifikan bagi perkembangan perfilman Indonesia, sekaligus bagi grup musik Float yang mengisi latar musik film tersebut.
Keterlibatan Float berawal dari pertemuan yang tidak direncanakan. Pada 2005, mini album Float sampai ke tangan Mira Lesmana dan Riri Riza, bertepatan dengan persiapan penggarapan 3 Hari untuk Selamanya. Keduanya kemudian menyukai musik dan lirik dalam mini album itu, hingga memutuskan menggandeng Float untuk mengisi musik film.
Bagi banyak penonton, 3 Hari untuk Selamanya menjadi pintu awal untuk mengenal Float. Sebaliknya, bagi pendengar Float, film tersebut menjadi medium yang menunjukkan bagaimana musik dapat memperluas makna sebuah cerita. Keterkaitan antara film dan musiknya pun terasa organik, seolah diciptakan untuk saling melengkapi.
Hampir dua dekade setelah film itu dirilis, demajors berinisiatif menghadirkan kembali album musik tersebut dalam format vinyl.