GRESIK — Damai Seru Festival Vol. 3 yang digelar di Convex Gresik Kota Baru (GKB), Kabupaten Gresik, Jawa Timur, kembali menjadi ruang ekspresi bagi komunitas, pegiat seni, dan pelaku industri kreatif. Kegiatan tahunan yang diinisiasi Damai Production ini juga melibatkan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan harapan dapat menggerakkan perekonomian lokal.
Pada 2026, festival ini memasuki penyelenggaraan ketiga sejak dirintis pada 2024. Acara berlangsung selama sembilan hari, mulai 13 hingga 21 Juni 2026, dengan konsep kolaborasi antara pekerja seni—baik musik maupun budaya lokal—komunitas, serta dunia usaha.
Owner Damai Production, Andrew Nababan, mengatakan pelaksanaan Damai Seru Festival Vol. 3 menggandeng berbagai pihak, terutama pegiat seni dan pelaku UMKM di Gresik. Ia menyebut keterlibatan ratusan UMKM diharapkan memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat di tengah kondisi perekonomian global yang disebutnya sedang tidak baik-baik saja.
“Kegiatan ini bekerja sama dengan banyak pihak, terutama dengan UMKM di Kota Gresik. Ada ratusan UMKM yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini,” kata Andrew saat ditemui di sela pembukaan festival, Sabtu (13/6/2026) malam.
Selain menjadi wadah bagi pelaku usaha, festival juga menghadirkan rangkaian hiburan dan kegiatan komunitas untuk menarik pengunjung. Tahun ini, Damai Production mengusung tema “Gresik Atlantis” dengan mempertimbangkan karakter Gresik sebagai daerah pesisir yang dekat dengan laut.
“Damai Seru Festival tahun ini mengambil tema ‘Gresik Atlantis’ karena Gresik dekat dengan pantai atau laut. Kami ingin menghadirkan suasana yang berbeda sekaligus mengangkat identitas daerah,” ujarnya.
Selama pelaksanaan, pengunjung dijadwalkan dapat mengikuti berbagai agenda, antara lain Pasar Pagi Seru, Festival Qasidah Tradisional, parade band, poundfit, Festival Band, Jazz Night bersama Komunitas Jazz Gresik, Festival Musik Al-Banjari, hingga lomba sound horeg mini yang melibatkan komunitas lokal.
Beragam hiburan tersebut dikemas untuk mendatangkan lebih banyak pengunjung, sehingga perputaran ekonomi para pelaku UMKM yang terlibat diharapkan meningkat.
Damai Seru Festival Vol. 3 dipusatkan di kawasan Bundaran I Love GKB (Convex GKB) dan disebut sebagai salah satu agenda hiburan tahunan terbesar di Gresik pada Juni 2026. Andrew berharap seluruh rangkaian acara berjalan lancar serta meninggalkan kesan positif bagi masyarakat dan pengunjung dari luar daerah.
“Harapan saya, semoga kegiatan Damai Seru Festival tahun ini berjalan sukses dan berkesan bagi para pengunjung dan mampu menggerakkan roda perekonomian lokal, terutama para pelaku UMKM,” tandasnya.