Banyak film dan serial televisi yang tayang sepanjang 2022 ternyata berangkat dari cerita novel. Adaptasi semacam ini bukan hal baru, namun tahun 2022 menghadirkan sejumlah judul yang kembali mengangkat karya sastra—dari misteri, thriller, romansa, hingga drama sejarah—ke layar lebar maupun platform streaming.
Berikut rangkuman sejumlah novel yang diadaptasi menjadi film atau serial TV pada 2022, beserta gambaran cerita dan informasi adaptasinya.
1. Death on the Nile
Kisah bermula dari Simon Doyle dan Jacqueline de Bellefort yang bertunangan. De Bellefort memperkenalkan Doyle kepada Linnet Ridgeway agar Doyle mendapat pekerjaan, namun Doyle justru jatuh cinta pada Ridgeway dan meninggalkan de Bellefort. Doyle dan Ridgeway kemudian menikah dan berbulan madu di kapal SS Karnak yang menyusuri Sungai Nil. Perjalanan berubah menjadi tragedi saat Ridgeway ditemukan tewas dibunuh. Di kapal yang sama, detektif Hercule Poirot ikut dalam perjalanan ke Mesir dan kemudian terlibat mengungkap pelaku pembunuhan tersebut.
Novel ini sebelumnya telah diadaptasi ke film (1978) dan serial televisi “Poirot” (1989–2013). Versi terbaru rilis pada 2022, disutradarai Kenneth Branagh dan dibintangi antara lain Russell Brand, Gal Gadot, serta Letitia Wright. Film ini disebut tersedia di Disney+ Hotstar.
2. No Exit
Darby Thorne, seorang pecandu yang tengah menjalani rehabilitasi, kabur dari pusat rehabilitasi setelah mendapat kabar ibunya dirawat di rumah sakit karena penyakit otak. Dalam perjalanan, Darby terjebak badai salju dan terpaksa bermalam di sebuah rest area bersama empat pengemudi lain. Saat mencari sinyal telepon, ia menemukan seorang anak kecil dikurung di dalam sebuah van. Darby menyimpulkan salah satu dari empat orang itu kemungkinan pelakunya, dan ia harus menyusun rencana untuk menyelamatkan anak tersebut tanpa ketahuan.
Pada 2022, novel ini diadaptasi menjadi film yang disutradarai Damian Power dan dibintangi Havana Rose Liu sebagai Darby. Film ini disebut tersedia di Disney+ Hotstar.
3. Where the Crawdads Sing
Berlatar di Barkley Cove, sebuah desa nelayan yang dihantui mitos tentang “Gadis Rawa”. Di sana tinggal Kya Clark, perempuan yang kerap dianggap liar dan hidup dekat rawa. Ketika Chase Andrews ditemukan tewas di dekat rawa, kecurigaan warga setempat langsung mengarah pada Kya. Cerita bergerak di sekitar prasangka warga dan pertanyaan tentang siapa pelaku sebenarnya.
Adaptasi filmnya rilis pada 2022, disutradarai Olivia Newman, dengan Daisy Edgar-Jones dan Harris Dickinson sebagai pemeran utama.
4. Persuasion
Anne Elliot, anak bangsawan, berpisah dari kekasihnya Frederick Wentworth karena keluarga Anne menilai Wentworth tidak sederajat. Setelah perpisahan itu, Anne memilih menyendiri dan tidak menerima pinangan pria lain. Delapan tahun kemudian, keduanya kembali bertemu, namun Wentworth bersikap seolah tidak mengenal Anne, sementara Anne berusaha menahan gugup saat berhadapan dengannya.
Pada 2022, “Persuasion” diadaptasi menjadi film yang didistribusikan Netflix, disutradarai Carrie Cracknell, dengan Dakota Johnson sebagai Anne Elliot dan Cosmo Jarvis sebagai Frederick Wentworth. Adaptasi ini disebut sebagai modernisasi karya Jane Austen, termasuk penggunaan teknik “menembus dinding keempat”.
5. Maria Beetle (Bullet Train)
Cerita berlatar di shinkansen (kereta cepat) Jepang. Kimura Yuichi, mantan pembunuh bayaran, memburu balas dendam setelah anaknya koma akibat ulah psikopat cilik bernama Satoshi (Ouji). Kimura melacak Ouji ke shinkansen rute Tokyo–Morioka. Namun, Ouji bukan satu-satunya sosok berbahaya di kereta itu: ada Nanao, pembunuh bayaran yang penakut dan sering sial, serta dua pembunuh bayaran ulung lainnya. Semua ancaman itu membuat misi Kimura semakin rumit.
Novel ini diadaptasi menjadi film berjudul “Bullet Train” pada 2022, disutradarai David Leitch, dibintangi Brad Pitt, Aaron Taylor-Johnson, Brian Tyree Henry, dan Andrew Koji. Disebut ada perubahan unsur, termasuk pergeseran genre dari thriller menjadi action-comedy, meski garis besar cerita dinyatakan tetap sama.
6. Luckiest Girl Alive
Ani Fanneli, 28 tahun, digambarkan sebagai perempuan karier yang sukses: bekerja sebagai penulis majalah, memiliki barang-barang mahal, dan berpacaran dengan pria mapan. Hidupnya berubah ketika seorang sutradara dokumenter ingin mewawancarainya tentang peristiwa penembakan di sekolahnya saat remaja. Proses syuting membuka kembali ingatan yang lama dipendam dan membuat masa lalu kelam Ani kembali menghantuinya.
Adaptasi filmnya rilis pada 2022 dan didistribusikan Netflix. Film ini disutradarai Mike Barker, dengan Mila Kunis sebagai Ani Fagnelli dan Finn Wittrock sebagai Luke.
7. School for Good and Evil
Setiap empat tahun, anak-anak diculik untuk dimasukkan ke sekolah kebaikan dan sekolah kejahatan, tempat mereka dibimbing menjadi pahlawan dan penjahat dongeng. Sophie dan Agatha adalah sahabat. Sophie yakin akan masuk sekolah kebaikan, sedangkan Agatha dianggap lebih cocok untuk sekolah kejahatan. Namun, yang terjadi justru sebaliknya: Sophie masuk sekolah kejahatan dan Agatha masuk sekolah kebaikan. Obsesi Sophie untuk membuktikan dirinya “putri sejati” perlahan meretakkan persahabatan mereka.
Novel ini diadaptasi menjadi film pada 2022, didistribusikan Netflix, disutradarai Paul Feig, dibintangi Sophia Anne Caruso (Sophie) dan Sofia Wylie (Agatha). Sejumlah nama lain seperti Michelle Yeoh, Cate Blanchett, dan Charlize Theron juga disebut terlibat sebagai pemeran pendukung.
8. Kisah Misteri Enola Holmes – Misteri Nona Bertangan Kidal
Enola adalah adik Sherlock dan Mycroft Holmes. Dalam cerita ini, ia kabur dari kedua kakaknya dan membangun agensi detektif dengan identitas samaran, menangani kasus orang hilang. Enola mendapat kasus mencari seorang perempuan bernama Nona Cecily, sementara Sherlock berusaha menemukan Enola untuk membawanya ke sekolah akhir.
“Enola Holmes” telah diadaptasi menjadi film oleh Netflix. Film pertamanya rilis pada 2020, sementara film keduanya rilis pada 2022, dengan Millie Bobby Brown memerankan Enola.
9. Wuthering Heights (terkait film Emily)
Heathcliff, seorang gelandangan, ditemukan Tn. Earnshaw dan dibawa ke kediamannya di Wuthering Heights. Di sana, Heathcliff jatuh cinta pada Catherine. Ketika Catherine menikah dengan Edgar Linton, Heathcliff pergi dan kelak kembali sebagai sosok kaya serta berpendidikan, lalu menyusun rencana balas dendam terhadap keluarga Linton dan Earnshaw. Kemurkaannya makin menjadi setelah Catherine meninggal, dan ia mengalihkan tujuan pada siapa pun yang dianggap terkait dengan kematian Catherine.
Disebut bahwa “Wuthering Heights” tidak mendapat adaptasi film pada 2022, tetapi ceritanya menjadi bagian penting dalam film “Emily” (2022), sebuah biografi tentang Emily Brontë dan inspirasinya saat menulis “Wuthering Heights” di pedesaan Yorkshire. Emma Mackey memerankan Emily Brontë.
10. Pachinko
Diceritakan lintas empat generasi, “Pachinko” berfokus pada kehidupan pada 1950-an ketika Korea berada dalam masa kolonisasi Jepang. Sunja, putri pemilik pemondokan di desa nelayan dekat Busan, hamil di luar nikah setelah berhubungan dengan Koh Hansu. Ia kemudian diselamatkan oleh Baek Isak, rohaniwan muda yang bersedia menikahinya, dan mereka bermigrasi ke Jepang. Di negara baru, mereka menghadapi diskriminasi dan kerasnya kehidupan sebagai orang Korea di Jepang.
Adaptasinya hadir sebagai serial televisi yang tayang pada 2022 di Apple TV, terdiri dari delapan episode, disutradarai Kogonada dan Justin Chon. Serial ini dibintangi antara lain Lee Min-ho, Kim Min-ha, dan Youn Yuh-jung.
11. Little Women
Novel ini berkisah tentang empat bersaudara keluarga March: Meg, Jo, Beth, dan Amy. Mereka membantu sang ibu dalam keseharian karena ayah mereka menjadi prajurit Perang Saudara di Washington. Cerita menyoroti keseharian mereka serta usaha meraih impian masing-masing di tengah berbagai rintangan.
Pada 2022, disebut ada adaptasi drama Korea yang mengambil inti cerita namun dengan penceritaan berbeda dan berlatar Korea modern, termasuk unsur fantasi yang tidak ada di novel. Versi drama ini menampilkan tiga bersaudara, diperankan Kim Go-eun, Nam Ji-hyun, dan Park Ji-hu, disutradarai Kim Hee-won, dan disebut tersedia di Netflix.
12. The Viscount Who Loved Me (Bridgerton Season 2)
Buku kedua seri “Bridgerton” berpusat pada Anthony Bridgerton, sosok bujangan yang dikenal sebagai playboy namun kemudian menunjukkan niat untuk menikah dan telah memilih calon istri. Rencananya terhambat oleh Kate Sheffield, calon kakak iparnya, yang tidak percaya Anthony bisa menjadi suami yang baik dan bertekad melindungi adiknya. Konflik berkembang ketika perasaan keduanya ikut terlibat.
“Bridgerton” telah diadaptasi menjadi serial Netflix sejak 2020. Pada 2022, musim kedua tayang, dengan Jonathan Bailey sebagai Anthony dan Simone Ashley sebagai Kate Sheffield. Serial ini diadaptasi ke televisi oleh Chris van Dusen.
13. One of Us is Lying
Lima murid masuk ruang detensi: Bronwyn, Addy, Nate, Cooper, dan Simon, pembuat forum gosip sekolah. Menjelang detensi berakhir, Simon mendadak tewas. Penyidik menyimpulkan kematiannya disengaja, dan empat siswa lainnya menjadi tersangka utama dengan motif masing-masing. Misteri kemudian berputar pada pertanyaan siapa yang berbohong.
Serialnya tayang sejak 2021 di Peacock (AS) dan disebut ditayangkan di Netflix untuk Indonesia. Musim kedua rilis di Netflix pada 16 November 2022. Disebut ada perbedaan dari buku, namun alur utama tetap sama. Adaptasi televisinya ditangani Dario Madrona (musim pertama) dan Erica Saleh (musim kedua), dengan pemain antara lain Annalisa Cochrane dan Mark McKenna.
14. Station Eleven
Flu Georgia menyebar luas di seluruh dunia dengan tingkat kematian yang disebut mencapai 99 persen. Cerita mengikuti para penyintas yang tergabung dalam “Travelling Symphony”, kelompok orkestra yang menampilkan karya Shakespeare dan musikal lainnya. Alur bergerak maju-mundur, menampilkan kehidupan sebelum flu menyerang dan dampaknya 19 tahun kemudian, termasuk ancaman baru yang mereka hadapi dalam upaya bertahan hidup.
“Station Eleven” diadaptasi menjadi serial terbatas HBO sepanjang 10 episode, diadaptasi oleh Patrick Somerville. Sejumlah pemeran yang disebut terlibat antara lain Mackenzie Davis, Himesh Patel, dan David Wilmot.
Deretan judul tersebut menunjukkan bagaimana novel tetap menjadi sumber cerita yang kuat bagi film dan serial, sekaligus menghadirkan kesempatan bagi penonton untuk membandingkan versi layar dengan versi bacaan.