BERITA TERKINI
Bupati Serang Dorong Mancak Fest Dijadikan Agenda Tahunan untuk Daya Tarik Wisata

Bupati Serang Dorong Mancak Fest Dijadikan Agenda Tahunan untuk Daya Tarik Wisata

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mendorong Mancak Fest agar dijadikan agenda rutin tahunan karena dinilai berpotensi menjadi daya tarik wisata sekaligus penggerak ekonomi kreatif masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Zakiyah saat menutup Mancak Fest 2026 di Alun-alun Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Rabu (10/6/2026) malam. Ia menilai antusiasme masyarakat menjadi alasan kuat festival tersebut layak digelar secara berkelanjutan.

“Melihat antusiasme masyarakat, Mancak Festival ini layak dijadikan agenda rutin tahunan. Kami berharap festival ini terus berkembang dan menjadi daya tarik wisata bagi pengunjung dari luar daerah,” ujar Zakiyah.

Mancak Fest 2026 berlangsung selama 10 hari, mulai 1 hingga 10 Juni 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Paguyuban Wong Creative Mancak (PUWNCAK) bersama KNPI Kecamatan Mancak, dengan rangkaian acara yang mencakup hiburan, ekonomi kreatif, budaya, hingga olahraga masyarakat.

Sejumlah perlombaan turut memeriahkan festival, antara lain lomba qasidah, pildacil, senam massal, karaoke, fun run, serta pertunjukan seni budaya dan pencak silat TTKKDH serta Bandrong. Masyarakat juga disuguhkan hiburan jaipong yang disebut mendapat sambutan meriah.

Antusiasme peserta juga didorong oleh hadiah yang disediakan panitia, termasuk hadiah utama berupa satu tiket umrah gratis dalam kegiatan jalan sehat.

Zakiyah menyebut rangkaian kegiatan tersebut sebagai gambaran kekayaan budaya dan kreativitas warga Mancak. “Semua ini menjadi bukti nyata kekayaan budaya dan kreativitas yang dimiliki masyarakat Mancak,” katanya.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Serang, Zakiyah menyampaikan apresiasi kepada KNPI Kecamatan Mancak dan PUWNCAK sebagai penyelenggara. Menurutnya, keberhasilan Mancak Fest menunjukkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam menciptakan ruang ekonomi kreatif sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal.

“Keberhasilan festival ini membuktikan bahwa dengan semangat kebersamaan, kita mampu menciptakan ruang ekonomi kreatif yang mandiri dan tetap menjaga budaya daerah,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada pengurus KNPI dan PUWNCAK agar terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada tahun-tahun berikutnya. “Tantangan ke depan bukan hanya membuat acara, tetapi bagaimana mempertahankan dan meningkatkan kualitasnya. Jadilah pemuda yang tangguh, adaptif, dan terus melahirkan karya yang mengangkat nama Kabupaten Serang,” tegasnya.

Dalam penutupan tersebut, Zakiyah didampingi Asisten Daerah II Febriyanto, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Anas Dwi Satya Prasadya, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Adang Rahmat, para alim ulama, serta unsur Muspika Kecamatan Mancak.