Bupati Manokwari Selatan Bernard Mandacan menegaskan arah pembangunan daerah perlu diselaraskan dengan prioritas pembangunan nasional serta kebijakan Pemerintah Provinsi Papua Barat. Penegasan itu disampaikan dalam rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 yang berlangsung di Ransiki, Rabu (22/4/2026).
Bernard menyatakan, sinkronisasi program lintas level pemerintahan menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif, terarah, dan berkelanjutan. Menurut dia, terdapat lima prioritas pembangunan yang menjadi fokus dan diselaraskan dengan kebijakan nasional dan provinsi.
Lima prioritas tersebut meliputi peningkatan akses dan kualitas pelayanan dasar yang merata dan inklusif; percepatan penurunan kemiskinan serta penguatan perlindungan sosial; pemberdayaan dan hilirisasi ekonomi lokal berbasis sektor unggulan daerah; peningkatan kesempatan kerja melalui penguatan UMKM dan kewirausahaan lokal; serta pengurangan ketimpangan wilayah melalui pembangunan infrastruktur dan konektivitas dasar.
Ia menyampaikan, implementasi lima prioritas itu diharapkan mendorong terwujudnya masyarakat Manokwari Selatan yang harmonis, beradab, adil, mandiri, dan sejahtera dengan memaksimalkan seluruh potensi daerah.
Dalam proses penyusunan RKPD 2027, Bernard meminta seluruh pimpinan perangkat daerah dan para pemangku kepentingan untuk berpikir cerdas, terbuka, terintegrasi, dan inovatif. Ia juga menekankan dokumen RKPD yang disusun harus mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur, termasuk program yang bersumber dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Papua Barat.
Bernard berharap pelaksanaan pembangunan pada 2027 dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan akuntabel meski menghadapi keterbatasan fiskal daerah. Ia menyinggung adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat yang berdampak pada anggaran daerah, namun tetap optimistis pembangunan dapat berjalan optimal melalui perencanaan yang baik dan sinergi semua pihak.