PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN) membawa 11 agenda untuk dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar hari ini. Agenda tersebut mencakup penguatan kinerja perseroan, arah ekspansi bisnis, rencana kerja jangka panjang, hingga penyesuaian struktur manajemen.
Manajemen BTN menyampaikan bahwa salah satu agenda RUPST adalah persetujuan penggunaan laba bersih perseroan untuk Tahun Buku 2025. Hal itu disampaikan dalam keterangan tertulis pada Kamis, 23 April 2026.
RUPST juga akan membahas persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan, termasuk laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris. Selain itu, pemegang saham dijadwalkan mengesahkan laporan keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2025.
Dari sisi remunerasi, pemegang saham akan membahas penetapan tantiem Tahun Buku 2025, serta gaji, honorarium, fasilitas, dan tunjangan bagi direksi dan Dewan Komisaris. Dalam aspek tata kelola, BTN mengagendakan penunjukan akuntan publik dan/atau kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan perseroan Tahun Buku 2026.
Perseroan juga akan menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI BTN Tahap II Tahun 2025 dan Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V BTN Tahap II Tahun 2025. Pada saat yang sama, RUPST turut membahas perubahan Recovery Plan sebagai bagian dari penguatan kesiapan dan ketahanan perseroan menghadapi dinamika bisnis.
Dalam strategi pertumbuhan, BTN mengagendakan pembahasan persetujuan pengambilalihan portofolio kredit serta persetujuan hapus buku. Manajemen menyebut kedua agenda tersebut merupakan bagian dari langkah korporasi untuk menjaga kualitas aset, memperkuat struktur bisnis, dan mendukung pengelolaan portofolio yang lebih sehat dan terukur.
Agenda lainnya mencakup pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026 serta Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Tahun 2025–2029 sebagai pijakan pengembangan usaha dalam jangka menengah dan panjang.
Selain itu, BTN turut mengagendakan perubahan susunan pengurus sebagai bagian dari dinamika organisasi dan kesinambungan kepemimpinan perusahaan.