BERITA TERKINI
Amtenar Rilis Album “Riddim In The Air”, Angkat Reggae Berbahasa Inggris dengan Identitas Sasak

Amtenar Rilis Album “Riddim In The Air”, Angkat Reggae Berbahasa Inggris dengan Identitas Sasak

Band reggae asal Lombok, Amtenar, merilis album terbaru bertajuk Riddim In The Air. Album ini memuat sembilan lagu dengan lirik berbahasa Inggris, namun tetap menonjolkan identitas budaya Sasak. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menampilkan atraksi peresean dalam video klip sebagai bagian dari pengenalan budaya daerah.

Bassis Amtenar sekaligus pencipta lagu, Igor, menjelaskan pemilihan kata “Riddim” merujuk pada pelafalan patois atau dialek lokal Jamaika untuk kata “Rhythm”. Menurutnya, dalam ekosistem musik Jamaika seperti reggae, dancehall, dan dub, istilah tersebut memiliki makna yang lebih mendalam dan terkait erat dengan identitas musik yang diusung.

Igor mengatakan judul Riddim in the Air dipilih dengan harapan album ini dapat mengalir secara alami dan menghadirkan energi positif bagi pendengarnya. “Saya memilih judul Riddim in the Air karena saya ingin album ini menjadi seperti udara yang dihirup—mengalir secara alami, mentransfer energi murni, dan memenuhi setiap sudut ruangan dengan getaran positif yang bisa dirasakan secara instan oleh siapa saja yang mendengarkannya,” kata Igor.

Ia menuturkan, ide awal album muncul ketika dirinya berada di Jepang. Inspirasi itu berawal dari tulisan pada sebuah kotak mainan anak bertuliskan Restart From The Start, yang dimaknai sebagai pesan untuk memulai kembali dari titik awal dan kemudian menjadi dasar konsep album yang dikembangkan.

Proses produksi album dilakukan secara mandiri oleh Igor sebagai produser, sementara posisi Executive Producer dipegang oleh Andika Monoarfa. Album ini juga melibatkan sejumlah musisi dan kreator, di antaranya Conrad Good Vibration, Joesai, Olan, serta Lexa Apregio yang disebut sebagai cucu maestro musik Al Mahsyar.

Salah satu lagu dalam album ini adalah “Kembang Dese”, yang merupakan lagu daur ulang karya OM Pelita Harapan. Lagu tersebut dihadirkan sebagai bentuk penghormatan terhadap karya musisi terdahulu di Lombok. Sementara itu, lagu “Hold On To Your Dream” mendapatkan sentuhan aransemen yang digarap di Stingray London.

Album Riddim In The Air berisi sembilan lagu, yakni “Riddim in the Air”, “Hold On To Your Dream”, “Sweet Life”, “Kembang Dese”, “My Reggae”, “Semeton We’re Here”, “Go Home And Peace”, “True Friend” featuring Joesai, dan “Akatsuki No Kuni (Negeri Matahari Terbit)”. Melalui album ini, Amtenar menghadirkan karya yang memadukan nuansa reggae internasional dengan identitas budaya Lombok.