Pasar kripto memasuki pekan baru dengan kondisi yang masih belum stabil. Setelah sempat menyentuh kisaran US$78.000, harga Bitcoin (BTC) terkoreksi pada akhir pekan di tengah kombinasi sentimen negatif, mulai dari insiden peretasan hingga isu geopolitik.
Di tengah tekanan tersebut, perhatian pelaku pasar beralih ke sejumlah agenda ekonomi dan rangkaian event di ekosistem kripto sepanjang 20–25 April 2026. Berbagai agenda ini dinilai berpotensi memicu volatilitas, baik melalui perubahan sentimen maupun pergeseran likuiditas di pasar.
Selasa, 21 April 2026: Fokus ke AS dan proses aplikasi token
Perhatian pasar tertuju pada Amerika Serikat melalui agenda hearing Komite Perbankan Senat AS untuk konfirmasi Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed. Selain itu, OpenGradient dijadwalkan membuka proses aplikasi token OPG.
Kebijakan The Fed menjadi salah satu faktor penting yang kerap memengaruhi arah aset berisiko, termasuk kripto. Karena itu, sinyal yang muncul dari hearing tersebut berpotensi memengaruhi sentimen global dalam jangka pendek.
Kamis, 23 April 2026: Batas airdrop, delisting, dan rilis data tenaga kerja
Kamis menjadi salah satu titik penting pada pekan ini. Sejumlah agenda yang tercatat mencakup batas akhir pendaftaran airdrop BLEND, serta langkah Binance melakukan delisting terhadap BIFI, FIO, FUN, MDT, OXT, dan WAN.
Di hari yang sama, Amerika Serikat juga dijadwalkan merilis data Initial Jobless Claims dengan perkiraan 212 ribu, dibandingkan angka sebelumnya 207 ribu. Delisting dari bursa besar kerap diikuti tekanan harga pada token terkait, sementara data ekonomi AS sering menjadi indikator kondisi pasar global yang turut berdampak pada aset kripto.
Sabtu, 25 April 2026: Agenda terkait token berbasis komunitas
Menjelang akhir pekan, agenda lain yang disebutkan adalah rencana Donald Trump menggelar acara makan siang dengan pemegang token TRUMP di Mar-a-Lago. Keterlibatan figur politik dalam ekosistem kripto kerap memunculkan sentimen tambahan, terutama pada token berbasis komunitas.
Agenda padat, volatilitas berpotensi berlanjut
Kalender pekan ini mencerminkan kombinasi faktor yang dapat saling memengaruhi pergerakan pasar. Data ekonomi global berperan dalam menentukan arah likuiditas, perkembangan regulasi mengindikasikan pengawasan yang semakin ketat, sementara aktivitas internal di industri—seperti airdrop serta keputusan listing dan delisting—dapat menambah dinamika harga dalam jangka pendek.
Dengan rangkaian agenda yang padat sepanjang 20–25 April 2026, pasar kripto dinilai berada dalam fase sensitif. Pergerakan harga berpotensi dipengaruhi oleh kombinasi berbagai event yang terjadi berdekatan, sehingga pelaku pasar cenderung mencermati konteks masing-masing agenda dalam membaca momentum.