Gitaris Govinda, Ade Nurulianto, mengatakan bandnya masih terus aktif di industri musik Indonesia. Salah satu fokus mereka saat ini adalah rangkaian promosi album live yang direkam di Abbey Road Studios, Inggris.
“Govinda ya masih, kami masih promo album kemarin yang direkam di Abbey Road, ya masih manggung ke manggung saja sih,” kata Ade saat peluncuran lagu kolaborasinya bersama penyanyi solo Gloria Jessica berjudul “Terbelah Jadi Dua” di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat.
Menurut Ade, setiap personel Govinda berupaya menjaga momentum perilisan album tersebut lewat penampilan bersama, meski masing-masing memiliki jadwal yang padat.
Ade menjelaskan album Govinda Live Studio Session - London 2023 yang dirilis pada 2024 memuat 12 lagu pilihan karya band, sejak masih bernama Domino hingga kini menggunakan nama Govinda. Rekaman dilakukan secara live di Abbey Road Studios yang dikenal sebagai studio bersejarah.
Ia menambahkan, prioritas utama para anggota band saat ini adalah memastikan kualitas audio murni dari rekaman live tersebut tetap dapat dinikmati penggemar. Salah satunya dengan menghadirkan album itu dalam format piringan hitam edisi terbatas.
“Kami juga cetak vinyl, kalau tidak salah 200 pieces,” ujar Ade.
Di luar aktivitas bersama Govinda, Ade juga tengah menjalankan proyek kolaborasi mandiri. Ia sedang menggarap album baru bertajuk Blue bersama Gloria Jessica, dengan “Terbelah Jadi Dua” sebagai proyek pembuka.
Meski demikian, Ade menegaskan agenda Govinda tetap berjalan normal. Band tersebut beranggotakan Ifan (vokal), Luki (bas), dan Jeje (drum).