Kisah sejarah kerap menjadi bahan adaptasi film dan serial karena memuat peristiwa serta fakta yang tidak selalu dikenal luas. Di Netflix, sejumlah serial bertema sejarah menghadirkan latar dan konflik dari berbagai era—mulai dari Zaman Viking, feodalisme Jepang, hingga dinamika politik modern.
Berikut sembilan serial Netflix bertema sejarah yang menampilkan beragam cerita, tokoh, dan peristiwa dari berbagai periode.
1. Vikings: Valhalla (2022)
Serial ini menggambarkan memuncaknya ketegangan berdarah antara Viking dan bangsawan Inggris. Cerita juga menyoroti bentrokan internal Viking akibat pertentangan kepercayaan Kristen dan Pagan. Leif Erikson, Freydís Eiríksdóttir, dan Harald Hardrada memulai perjalanan melintasi lautan dan medan perang dari Kattegat hingga Inggris. Kisahnya menempatkan akhir Zaman Viking yang ditandai Pertempuran Stamford Bridge pada 1066 sebagai penutup era.
2. Rise of Empires: Ottoman (2020)
Serial ini berfokus pada penaklukan Konstantinopel pada 1453. Saat itu, Kaisar Bizantium Constantine XI masih berkuasa, sementara Mehmed II bertekad merebut kota tersebut untuk Kesultanan Turki Utsmani. Latar cerita turut menyinggung Ottoman sebagai kekaisaran yang menguasai sebagian besar Eropa Tenggara, Asia Barat, dan Afrika Utara dari abad ke-14 hingga awal abad ke-20.
3. Age of Samurai: Battle for Japan (2019)
Serial ini mengangkat peperangan pada masa feodalisme Jepang. Trailer menyinggung era Sengoku, periode penuh konflik antarklan untuk menguasai Jepang. Cerita menyorot Date Masamune, tokoh legendaris yang menjadi penguasa regional pada periode Azuchi–Momoyama hingga awal periode Edo pada 1603.
4. Timeless (2016)
Serial ini mengisahkan Lucy Preston, profesor sejarah yang memimpin tim “Sekoci” dalam perjalanan waktu untuk mengejar pencuri. Konflik bermula ketika mesin waktu eksperimental dicuri, lalu seorang profesor sejarah, seorang tentara, dan seorang insinyur ditugaskan menangkap pelakunya. Mereka kemudian menyadari sang pencuri berniat menulis ulang sejarah, sementara masing-masing anggota tim memiliki keterkaitan dengan rencana tersebut dan organisasi misterius yang mendanai pengembangan mesin.
5. The Last Kingdom (2015)
Cerita berpusat pada Uhtred of Bebbanburg (Alexander Dreymon), pewaris Kastil Bamburgh, serta Brida (Emily Cox) yang menjadi tawanan pasukan Earl Ragnar dari Denmark. Seiring waktu, keduanya diadopsi oleh Earl Ragnar. Serial ini menampilkan rangkaian peperangan yang kelak berpengaruh terhadap sejumlah kawasan di wilayah Denmark saat ini.
6. Marco Polo (2014)
Serial ini mengikuti perjalanan Marco Polo pada masa mudanya sebagai pedagang dari Italia. Ia menempuh jalur sutra (silk road) yang menghubungkan beberapa benua. Pada 1273, perjalanannya membawanya ke China hingga akhirnya tinggal sebagai tamu Kubilai Khan dan naik ke posisi resmi di pengadilan.
7. Vikings (2013)
Serial ini berkisah tentang perang yang dilakukan kepala suku Viking legendaris Ragnar Lothbrok beserta kru, keluarga, dan keturunannya. Cerita merujuk pada saga abad ke-13 seperti Ragnars saga Loðbrókar dan Ragnarssona þáttr, serta karya Saxo Grammaticus abad ke-12 Gesta Danorum. Disebutkan pula bahwa saga Norse merupakan cerita legendaris yang sebagian fiksi, namun diambil dari tradisi lisan dan ditulis ratusan tahun setelah peristiwa yang digambarkan. Inspirasi tambahan juga berasal dari catatan sejarah, termasuk serangan Viking di Lindisfarne dan catatan Ahmad ibn Fadlan tentang Varangian.
8. Peaky Blinders (2013)
Serial ini mengangkat kisah gangster Peaky Blinders yang dikaitkan dengan periode setelah Perang Dunia Pertama. Geng fiksi dalam cerita disebut longgar didasarkan pada geng pemuda perkotaan nyata bernama sama yang aktif di Birmingham, Inggris, dari 1880-an hingga 1910-an. Alur mengikuti geng jalanan Peaky Blinders dan pemimpin mereka, Tommy Shelby (Murphy), yang menarik perhatian Mayor Chester Campbell (Neill), kepala inspektur detektif Royal Irish Constabulary yang dikirim oleh Winston Churchill.
9. House of Cards (2013)
Serial ini menampilkan krisis politik ketika pemilihan umum Amerika Serikat berlangsung sengit dan kotor. Tokoh utamanya, Francis “Frank” Underwood, adalah anggota kongres berpengaruh yang semula dijanjikan kursi Sekretaris Negara oleh Presiden terpilih Garrett Walker, namun janji itu dibatalkan sepihak. Situasi tersebut memicu langkah balas dendam Frank, yang digambarkan mencakup intervensi proses pemilihan umum hingga aksi teror yang dilakukan diam-diam jauh dari sorotan publik.
Dengan latar yang beragam, sembilan serial ini menawarkan cara berbeda untuk melihat kembali peristiwa masa lalu—baik melalui dramatika peperangan, intrik kekuasaan, maupun perjalanan tokoh-tokoh yang dikenal dalam catatan sejarah.