Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, meresmikan sejumlah proyek Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) dalam rangkaian agenda reses Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025–2026 di Kabupaten Solok Selatan, Selasa (28/4/2026). Kunjungan kerja tersebut difokuskan pada pemenuhan akses air bersih dan sanitasi layak, sebagai bagian dari penyerapan aspirasi masyarakat yang diperjuangkan melalui jalur parlemen.
Salah satu kegiatan yang diresmikan adalah program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Nagari Persiapan Pekonina Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo. Program yang diusulkan melalui anggaran tahun 2025 itu secara total menyasar 482 sambungan rumah di seluruh Kabupaten Solok Selatan. Dari jumlah tersebut, 139 sambungan disebut telah mengalirkan air bersih ke rumah tangga di Nagari Pekonina.
Dalam peresmian PAMSIMAS, Zigo menekankan pentingnya peran aktif warga dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun. Ia berharap aset tersebut dapat dikelola dan dirawat oleh kelompok masyarakat setempat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Selain air bersih, Zigo juga meresmikan program Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS) di beberapa lokasi. Di Nagari Persiapan Pakan Rabaa Selatan, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, ia meresmikan 24 unit fasilitas SANIMAS yang melayani 28 kepala keluarga atau sekitar 136 jiwa. Kegiatan serupa dilakukan di Nagari Sako Pasia Talang, Kecamatan Sungai Pagu, dengan 25 unit SANIMAS yang telah rampung dibangun untuk memenuhi kebutuhan 27 kepala keluarga.
Zigo menyampaikan bahwa pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi yang ia dorong di Komisi V DPR RI. Menurutnya, program sanitasi tidak hanya menghadirkan sarana fisik, tetapi juga diharapkan mendorong kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan untuk mendukung kehidupan yang lebih sehat.
Di sela agenda peresmian infrastruktur dasar, Zigo juga menghadiri peresmian Pasar Baru Pakan Salasa di Nagari Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, bersama Bupati Solok Selatan, Khairunas. Pasar yang disebut dapat menampung 226 pedagang itu dibangun sebagai jawaban atas meningkatnya aktivitas ekonomi yang tidak lagi terakomodasi oleh pasar lama.
Pasar tersebut terdiri dari enam los dan dibangun secara bertahap sejak 2008 hingga 2018 melalui Dana Alokasi Khusus Kementerian Perdagangan RI. Zigo berharap pasar yang lebih tertata dan nyaman dapat mendorong aktivitas perdagangan masyarakat menjadi lebih berkembang dan tertib, serta berdampak positif bagi perekonomian daerah, khususnya warga Pauh Duo dan sekitarnya.