Balangan Islamic Festival (BIF) 2026 resmi berakhir dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Penutupan festival yang untuk pertama kalinya digelar itu berlangsung di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tugu Maritam, Paringin Selatan, Kabupaten Balangan.
Ketua DPRD Kabupaten Balangan, Hj Linda Wati, hadir pada malam puncak penutupan dan menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan festival tersebut. Acara penutupan berlangsung meriah dengan penampilan penyanyi religi nasional Opick yang membawakan sejumlah lagu religi di hadapan ribuan warga yang memadati lokasi.
Linda Wati mengapresiasi penyelenggaraan BIF 2026 yang dinilainya dapat menjadi sarana syiar Islam sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Ia menilai rangkaian kegiatan selama festival berlangsung memberi dampak positif, baik dalam pembinaan keagamaan maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Balangan Islamic Festival tidak hanya menjadi ajang hiburan bernuansa Islami, tetapi juga mampu menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman, serta mendukung pelaku usaha lokal melalui berbagai kegiatan yang melibatkan UMKM,” ujarnya, Selasa (09/06/2026).
Ia berharap festival tersebut dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada tahun-tahun mendatang sebagai agenda tahunan Kabupaten Balangan. Dengan dukungan berbagai pihak, festival ini diyakini dapat menjadi salah satu event unggulan daerah yang menarik minat masyarakat sekaligus memperkuat identitas Balangan sebagai daerah yang religius dan berbudaya.
Selama pelaksanaan BIF 2026, panitia menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari lomba-lomba Islami, pameran UMKM, pertunjukan seni budaya, hingga kegiatan dakwah dan konser religi. Kehadiran ribuan masyarakat sepanjang rangkaian acara disebut menjadi bukti tingginya antusiasme terhadap festival yang mengusung semangat syiar Islam dan kebersamaan.
Penutupan BIF 2026 yang berlangsung khidmat dan meriah menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan, sekaligus memunculkan harapan agar festival ini terus hadir sebagai wadah syiar Islam, pengembangan budaya, dan penggerak ekonomi masyarakat di Kabupaten Balangan.