BERITA TERKINI
Yukatheo Pernah Berkarier di Dota 2, Kini Fokus di Marapthon dan Tak Menutup Peluang Jadi Pelatih

Yukatheo Pernah Berkarier di Dota 2, Kini Fokus di Marapthon dan Tak Menutup Peluang Jadi Pelatih

Yukatheo, pria asal Jakarta, pernah menekuni skena kompetitif Dota 2 sebagai pemain profesional. Ia mengatakan keputusan itu berawal dari adanya kesempatan yang datang, sehingga ia ingin mencoba berkarier sebagai pro player.

Menurut Yukatheo, pada masa itu Dota 2 merupakan gim yang sangat populer dan memberi pengakuan tersendiri bagi pemain yang mampu menguasainya. Ia juga menilai kompleksitas permainan serta banyaknya pemain Dota 2 di warnet membuat gim tersebut terasa memiliki “kebanggaan” tersendiri ketika dimainkan dengan baik.

Meski masih menyukai Dota 2, Yukatheo menegaskan dirinya sudah pensiun dari skena kompetitif. Ia menyebut alasan pensiun karena merasa tidak lagi mampu mengimbangi pemain yang lebih muda, baik dari sisi waktu, tenaga, maupun kemampuan.

Namun, ia tidak sepenuhnya menutup peluang kembali ke ranah kompetitif. Yukatheo menyatakan ketertarikan untuk kembali jika ada panggilan negara untuk berperan sebagai pelatih. Sementara itu, ia menilai kariernya sebagai pemain sudah selesai dan juga belum berminat menjadi pelatih untuk gim lain dalam waktu dekat.

Jika suatu saat kembali ke skena kompetitif, Yukatheo menyebut ingin bergabung dengan Team RRQ. Ia menilai RRQ memiliki akar yang kuat di esports Indonesia, organisasi yang telah lama berdiri, dan dinilai memiliki passion besar terhadap esports.

Belakangan, nama Yukatheo semakin dikenal setelah bergabung dengan Marapthon. Meski demikian, ia tidak menyebut dirinya sebagai konten kreator. Ia mengatakan lebih memilih menjalani hal yang ia sukai dan bisa membantu orang sekitar, dengan prinsip melakukan apa pun yang bisa menghasilkan.

Yukatheo juga menyebut dirinya sudah lama mengenal Jot, yang menurutnya banyak membawanya hingga berada di titik saat ini. Dalam kesehariannya bersama lingkungan tersebut, ia juga secara terbuka menyebut Tepe sebagai member AAA Clan yang paling “nyebelin”.

Pengalaman bertemu banyak bintang tamu di Marapthon membuat Yukatheo merasa terhormat karena dapat berbincang langsung dengan sosok-sosok yang ia nilai hebat. Ia menyebut sejumlah nama yang berkesan baginya, seperti Shin Tae Yong, Jackson Wang, Ernest Prakasa, GJLS, Ariel, hingga Gustiwiw, dan menilai setiap tamu yang hadir meninggalkan kesan tersendiri.

Di luar itu, Yukatheo mengaku masih gemar bermain gim. Selain tetap memainkan Dota 2, ia juga ingin mencoba bermain Among Us 3D bersama member AAA Clan karena menurutnya akan sangat seru.

Meski menyukai gim, Yukatheo mengatakan dirinya bukan tipe yang banyak mengeluarkan uang untuk aktivitas tersebut. Ia menuturkan pengeluarannya di Dota 2 selama lebih dari 10 tahun tidak mencapai Rp10 juta, bahkan disebutnya masih di bawah Rp5 juta.