BERITA TERKINI
Warganet Ramai Bahas Cara Melafalkan XXI, Perusahaan Tegaskan Dibaca “Twenty One”

Warganet Ramai Bahas Cara Melafalkan XXI, Perusahaan Tegaskan Dibaca “Twenty One”

Cara melafalkan nama jaringan bioskop XXI belakangan menjadi perbincangan warganet. Kebingungan muncul karena sebagian orang membaca XXI seperti rangkaian huruf, sementara yang lain menganggapnya sebagai angka Romawi.

Perdebatan itu mencuat setelah sebuah akun di X menanyakan pelafalan XXI yang benar pada Senin (21/8/2023). Dalam diskusi tersebut, ada yang menyebut XXI dibaca “eks eks ai”, sementara pendapat lain menyatakan “eks eks wan”.

Menanggapi hal tersebut, Head of Corporate Communications and Brand Management Cinema XXI, Dewinta Hutagaol, menjelaskan bahwa pelafalan yang benar adalah “twenty one”, yang berarti 21.

Dewinta juga memaparkan asal-usul penamaan tersebut. Menurut dia, jaringan bioskop itu berawal dari Studio 21 yang dibuka di Jalan Thamrin Kaveling 21, Jakarta Pusat, pada 1987. Nama 21—yang dibaca “twenty one”—diambil dari nomor kaveling lokasi berdirinya multipleks modern pertama di Indonesia tersebut.

Seiring perkembangan perusahaan, brand Cinema XXI diperkenalkan untuk pertama kalinya pada 2004 di Plaza Indonesia Entertainment X’nter atau eX Plaza, Jakarta Pusat. Meski logo mengalami perubahan, pelafalan XXI tetap sama, yakni “twenty one”.

Cinema XXI merupakan jaringan bioskop yang tersebar di 55 kota di Indonesia. Hingga 31 Desember 2022, perusahaan ini tercatat menghadirkan 1.216 layar di 225 lokasi bioskop.

Saat ini, XXI berada di bawah naungan PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk. Dalam perjalanannya, XXI juga mengembangkan layanan pemesanan tiket melalui m.tix yang bermula dari pemesanan via pesan teks dan kemudian berkembang menjadi aplikasi seluler. Selain itu, XXI menghadirkan teater IMAX pada 2012 serta sistem audio Dolby Atmos yang disebut telah tersedia di 59 layar.