LeBron James kembali menekuni dunia kepenulisan. Bintang Los Angeles Lakers itu mengumumkan pada Kamis bahwa ia akan merilis buku anak-anak terbaru berjudul Happy Spooky Halloween, yang dijadwalkan terbit pada Juli 2026.
Buku ini menjadi karya buku bergambar anak keempat yang ditulis LeBron sejak 2020. Sebelumnya, ia menulis I Promise beserta sekuelnya I Am More Than, serta ikut menulis We Are Family bersama Andrea Williams.
Dalam sebuah video untuk penggemar, LeBron menyebut proyek terbarunya sebagai sesuatu yang spesial karena berkaitan dengan hari raya favoritnya. Ia juga menuliskan di Instagram bahwa buku tersebut merupakan bagian dari daftar keinginannya, seraya mengenang kebiasaannya membaca seri Goosebumps saat SMP dan antusiasme memiliki “buku seram” sendiri yang terbit di musim yang ia sukai.
LeBron selama ini dikenal menyukai Halloween dan kerap mengenakan kostum rumit meski musim NBA sedang berjalan. Dalam beberapa kesempatan, ia pernah berdandan sebagai Pennywise the Dancing Clown, Beetlejuice, hingga Freddy Krueger. Tahun lalu saat tandang, ia tampil lebih sederhana dengan mengenakan topeng Ghostface dari film Scream.
Namun, tahun ini menjadi kali pertama dalam 23 musim NBA LeBron absen saat Halloween karena cedera. Pemain berusia 40 tahun itu belum bermain musim ini karena memulihkan diri dari linu panggul, meski ia dan Lakers dilaporkan berharap ia bisa kembali sekitar pertengahan November.
Happy Spooky Halloween merupakan buku bergambar setebal 32 halaman, diilustrasikan oleh Ariel Landy dan diterbitkan HarperCollins Children’s Books. Buku ini dijadwalkan rilis pada 21 Juli. Ceritanya mengikuti Zara dan teman-temannya yang hendak menghadiri pesta Halloween “milik anak-anak besar” di SD Hickory fiktif, yang kemudian berubah menjadi malam yang “agak terlalu seram.” Anak-anak yang lebih kecil diceritakan harus mengumpulkan keberanian dan mengandalkan kerja sama tim untuk mengubah rasa takut menjadi kesenangan.
Dalam pernyataannya, LeBron mengatakan ia telah lama menantikan buku ini karena sejak kecil Halloween selalu menjadi hari raya favoritnya. Ia berharap dapat membawa kegembiraan dan kecintaan terhadap Halloween ke dalam cerita, sekaligus menyisipkan pelajaran penting bagi anak-anak melalui pengalaman yang menyeramkan sekaligus menyenangkan.

