BERITA TERKINI
Wamen Ekraf Jajaki Kolaborasi untuk Dorong Musik Indonesia Tembus Pasar Global

Wamen Ekraf Jajaki Kolaborasi untuk Dorong Musik Indonesia Tembus Pasar Global

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar menjajaki kolaborasi strategis dengan pelaku industri untuk mendorong subsektor musik Indonesia menembus pasar global. Langkah ini diarahkan pada penguatan produksi berstandar internasional serta perluasan jejaring industri kreatif agar musik dapat menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru.

Melalui Kementerian Ekonomi Kreatif, pemerintah melihat potensi besar subsektor musik dan memperkuatnya dengan menggandeng Indonesia Light Project serta Multi Media Jakarta. Kolaborasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas produksi karya dan pertunjukan agar mampu bersaing di pasar internasional.

Irene menekankan pentingnya pemetaan yang matang dalam pengembangan industri musik. Ia juga menilai aspek visual dalam produksi pertunjukan perlu memenuhi standar global.

“Penjajakan kolaborasi hari ini sangat penting untuk memperkuat fondasi subsektor musik kita. Kami di Kementerian Ekraf melihat potensi besar dalam sinergi ini, terutama dalam bagaimana format pertunjukan dapat menjadi jembatan emosional yang solid bagi talenta dan masyarakat kita di luar negeri,” ujar Irene Umar dalam audiensi di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Indonesia Light Project dikenal bergerak di bidang desain pencahayaan kreatif, sementara Multi Media Jakarta berperan sebagai mitra produksi multimedia untuk skala internasional. Sinergi keduanya diharapkan mendorong peningkatan kualitas pertunjukan musik Indonesia sebagai langkah konkret menuju panggung global.

Salah satu fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah dukungan terhadap acara “Gaaskuuy Hong Kong Bergoyang”. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana hiburan sekaligus upaya memperkuat ikatan bagi masyarakat Indonesia di luar negeri.

Kementerian Ekraf menyatakan kesiapan mendukung koordinasi acara tersebut agar penyelenggaraannya berjalan optimal dan berdampak luas. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif yang membawa nama Indonesia ke panggung global. Kementerian akan mendukung dari sisi koordinasi dan pendampingan agar setiap langkah ekspansi kreatif ini berjalan lancar dan memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pelaku industri kita,” kata Irene.

Founder Indonesia Light Project, Yoni Wijoyo, menjelaskan konsep acara itu bersifat inklusif. Para pekerja migran Indonesia disebut akan diberi ruang untuk turut tampil di atas panggung.

“Konser ini akan sangat berbeda karena kami ingin rekan-rekan di luar negeri tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mendapat ruang untuk tampil di panggung. Untuk itu, kami sangat mengharapkan dukungan berkelanjutan dari pemerintah guna memperkuat ekosistem ini di kancah internasional,” ujar Yoni.

Irene menyambut baik keterbukaan pelaku industri dalam membangun kerja sama. Menurutnya, pasar internasional tidak hanya menjadi tempat tampil, tetapi juga ruang strategis untuk membangun jaringan bisnis dan pengakuan kualitas.

Pertemuan ditutup dengan kesepakatan untuk melanjutkan koordinasi teknis guna mematangkan konsep kolaborasi yang telah dijajaki.