BERITA TERKINI
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dukung Gagasan Hadirkan Publisher Musik Digital untuk Priangan Timur

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dukung Gagasan Hadirkan Publisher Musik Digital untuk Priangan Timur

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Raden Diky Candra Negara merespons gagasan musisi asal Tasikmalaya, R Atik Suwardi, yang mendorong kehadiran publisher musik digital di Kota Tasikmalaya untuk wilayah Priangan Timur.

Diky menyatakan apresiasinya terhadap ide tersebut dan menyebut akan memberikan dukungan. Ia menilai kehadiran publisher musik digital relevan dengan perubahan industri musik yang kini bergeser dari format fisik ke digital.

Menurut Diky, hingga saat ini belum ada publisher musik digital di Kota Tasikmalaya dan sekitarnya. Padahal, ia melihat potensi musisi di wilayah Tasikmalaya Raya cukup besar, sehingga selama ini sebagian musisi harus mengurus kebutuhan penerbitan dan distribusi musik ke Bandung atau Jakarta.

“Kalau ada publisher musik digital di Kota Tasikmalaya, silahkan tentunya itu bagus. Saya juga sutradara dan pencipta lagu, kenapa tidak berbuat seperti dulu lagi? karena saya melihat orang Tasik sangat kreatif, keren dan mandiri,” ujar Diky pada Selasa (21/4/2026).

Sebelumnya, Atik Suwardi menyampaikan dorongan agar Kota Tasikmalaya dapat memiliki publisher musik digital sebagai sarana penggerak utama pemasaran karya para musisi. Ia menilai publisher dapat memperluas jangkauan karya hingga tingkat global sekaligus membantu memaksimalkan royalti.

Atik juga menyinggung kemudahan produksi dan distribusi musik melalui berbagai platform digital, seperti Spotify, Apple Music, TikTok, Instagram, WhatsApp, YouTube, dan lainnya.

Selain mendorong infrastruktur penerbitan musik digital, Atik mengajak para musisi untuk terus berkarya dan tidak lelah berproses. Ia menekankan pentingnya menciptakan lagu sendiri dan menunjukkan karya orisinal bagi mereka yang ingin serius di industri musik, dibanding terus-menerus mengandalkan lagu cover.

Atik menambahkan, di Kota Tasikmalaya sudah terdapat sejumlah studio rekaman yang dinilainya representatif. Karena itu, ia berharap musisi di berbagai daerah Priangan Timur—seperti Kota Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Pangandaran, Banjar, dan Kabupaten Tasikmalaya—dapat lebih terbantu apabila publisher musik digital hadir di Tasikmalaya, sehingga tidak perlu lagi mengurus penerbitan musik hingga ke Jakarta.