Skena esports VALORANT di Indonesia menunjukkan pertumbuhan sepanjang rangkaian VALORANT Champions Tour (VCT) Indonesia, terutama setelah berakhirnya VCT Indonesia Stage 02. Sejak dirilis pada 2 Juni 2020, Riot Games mendorong pengembangan ekosistem kompetitif VALORANT di berbagai kawasan, termasuk Indonesia, melalui kompetisi berjenjang dari tingkat lokal hingga internasional.
Di tingkat lokal, VALORANT turut mengisi ruang kompetitif game FPS tactical shooter di PC. Di Indonesia, pengelolaan kompetisi juga didukung penunjukan One Up Organizer sebagai pemegang lisensi esports, yang kemudian menjadi penyelenggara rangkaian VCT Indonesia 2021.
Data viewership VCT Indonesia di YouTube
One Up Organizer memaparkan adanya perkembangan jumlah penonton dari pekan ke pekan pada VCT Indonesia Stage 01 dan Stage 02. Data berikut merupakan akumulasi dari tiga hari penyelenggaraan di setiap pekan pertandingan dan dihitung berdasarkan platform YouTube.
VCT Indonesia Stage 1
-
Final Qualifier #1 (5–7 Februari 2021)
Air time/broadcast hour: 21 jam 28 menit
Peak viewers: 17,1 ribu
Total watch hours: 56.404 jam -
Final Qualifier #2 (26–28 Februari 2021)
Air time/broadcast hour: 28 jam 26 menit
Peak viewers: 19,8 ribu
Total watch hours: 86.668 jam -
Final Qualifier #3 (12–14 Maret 2021)
Air time/broadcast hour: 23 jam 36 menit
Peak viewers: 20 ribu
Total watch hours: 68.484 jam
VCT Indonesia Stage 2
-
Week 1 Main Event (2–4 April 2021)
Air time/broadcast hour: 25 jam 57 menit
Peak viewers: 23,4 ribu
Total watch hours: 103.857 jam -
Week 2 Main Event (16–18 April 2021)
Air time/broadcast hour: 23 jam 7 menit
Peak viewers: 20,7 ribu
Total watch hours: 84.188 jam -
Week 3 Main Event (23–25 April 2021)
Air time/broadcast hour: 23 jam 4 menit
Peak viewers: 25,6 ribu
Total watch hours: 97.740 jam
One Up Organizer menekankan bahwa angka-angka tersebut adalah total dari tiga hari pertandingan. Sebagai contoh, durasi tayangan 23 jam 4 menit pada Stage 02 Week 3 merupakan akumulasi dari sekitar delapan jam siaran per hari selama tiga hari pelaksanaan.
Perbandingan dengan data Esports Charts
Selain data dari penyelenggara, tersedia pula catatan dari Esports Charts, meski tidak mencakup VCT Stage 01 Week 1 dan VCT Stage 02 Week 3. Berdasarkan Esports Charts, catatan viewership tertinggi VCT Indonesia berada pada VCT Indonesia Stage 02 Week 1 dengan puncak penonton 13 ribu lebih, total watch hours 118 ribu lebih, dan total durasi penayangan 24 jam.
Perbedaan angka antara Esports Charts dan One Up Organizer disebut relatif tipis. Salah satu faktor pembeda adalah cakupan platform: Esports Charts mencatat viewership keseluruhan yang termasuk Facebook, sementara data One Up Organizer yang dipaparkan berasal dari YouTube.
Faktor pertandingan dan pergerakan pemain
Stage 02 Week 1 disebut menghadirkan sejumlah laga yang ramai perhatian, termasuk pertemuan BOOM Esports vs Alter Ego serta NXL Ligagame vs Alter Ego, yang turut mendorong tingginya angka penonton.
Secara umum, tren pertumbuhan penonton juga dikaitkan dengan pola kompetisi yang rutin dan berjenjang melalui VCT Indonesia. Rangkaian turnamen ini turut menarik perpindahan pemain profesional dari game FPS lain ke VALORANT, yang kemudian ikut memberi efek pada minat penonton.
Dalam periode tersebut, sejumlah nama dan organisasi disebut meramaikan skena, mulai dari BOOM Esports yang membawa pemain berlatar CS:GO seperti Blazeking, Asteriskk, dan Sys, hingga RRQ Endeavour yang berpindah dari Point Blank. Selain itu, Severine disebut bergabung ke divisi VALORANT ONIC Esports setelah berangkat dari Point Blank, serta Xccurate yang juga terjun ke VALORANT.
Dengan data viewership yang meningkat dari Stage 1 ke Stage 2, VCT Indonesia memperlihatkan indikasi bahwa skena kompetitif VALORANT di Indonesia terus berkembang, baik dari sisi penonton maupun dinamika pemain yang terlibat.

