Megawati Hangestri tidak langsung berangkat ke Korea Selatan setelah menuntaskan kiprahnya di Proliga 2026. Atlet voli putri itu justru menjalani agenda lain, termasuk fokus pada pemulihan kondisi fisik dan mempertimbangkan kelanjutan kariernya.
Sebelumnya, Megawati dipastikan tidak akan ambil bagian bersama Timnas Voli Putri Indonesia asuhan Marcos Sugiyama dalam tiga ajang internasional yang akan diikuti tim nasional. Keputusan tersebut diambil setelah Proliga 2026, yang disebut menjadi salah satu periode terbaik bagi Megawati.
Di Proliga 2026, Megawati meraih gelar pertamanya bersama Jakarta Pertamina Enduro. Ia juga membawa pulang penghargaan individu, yakni Best Player dan Best Opposite.
Seusai kompetisi, timnas voli putri Indonesia memiliki agenda pemusatan latihan (TC) yang menjadi salah satu kegiatan terdekat. Namun, Megawati memilih mundur dari panggilan tersebut. Ia menyampaikan alasan mundur karena fokus pada pemulihan cedera lutut serta memikirkan langkah karier berikutnya.
Penjelasan terkait keputusan itu disampaikan melalui unggahan akun Instagram resmi PBVSI. Dalam pernyataannya, Megawati menegaskan keputusan tersebut diambil setelah pertimbangan matang.
“Keputusan ini saya ambil dengan pertimbangan yang matang, termasuk fokus pada pengembangan karier profesional, kondisi fisik serta rencana pribadi ke depan,” kata Megawati dikutip dari Instagram @indonesian_volleyball, Kamis (30/4). “Saya percaya ini adalah langkah terbaik yang dapat saya ambil saat ini,” tambahnya.
Adapun timnas voli putri Indonesia dijadwalkan menghadapi rangkaian agenda internasional, yakni AVC Women's Nations Cup 2026 pada 6–9 Juni, Women's SEA V League 2026 di Vietnam (31 Juli–26 Agustus) dan Thailand (7–9 Agustus), serta AVC Women's Continental Cup 2026 pada 21–30 Agustus.
Di tengah keputusan tersebut, muncul pula rumor yang mengaitkan mundurnya Megawati dari pelatnas dengan rencana melanjutkan karier di Korea Selatan. Sebelumnya, ia disebut-sebut berpeluang bergabung dengan klub V-League Hyundai Hillstate, dengan kabar sang pelatih sempat datang dari Korea Selatan.