Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Paris, Prancis, pada Senin (13/4) malam pukul 23.50 waktu setempat, setelah merampungkan rangkaian agenda kenegaraan di Moskow, Rusia, termasuk pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden Putin berlangsung selama lima jam di Istana Kremlin. Seusai agenda tersebut, Presiden Prabowo langsung bertolak ke Prancis dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam dan tiba di Paris menjelang tengah malam.
Menurut Teddy, Presiden Prabowo dijadwalkan menggelar pertemuan empat mata dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée pada Selasa (14/4). Pertemuan itu akan membahas upaya peningkatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Prancis.
Teddy juga menekankan pertemuan kedua kepala negara tersebut menjadi momentum bagi Indonesia untuk menyampaikan pandangan strategis terkait dinamika global, termasuk perang Iran versus Amerika Serikat dan Israel yang disebut saat ini memasuki tahap gencatan senjata. Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo disebut akan menyampaikan posisi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendorong perdamaian dunia, selain memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Prancis.
Dari Moskow menuju Paris, Presiden Prabowo menggunakan pesawat Garuda Indonesia-1 PK-GIF. Setibanya di bandara, Presiden disambut Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar, Atase Pertahanan KBRI Paris Marsekal Pertama TNI Hendra Gunawan, serta sejumlah pejabat Pemerintah Prancis.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Paris kali ini merupakan yang kedua pada tahun 2026, setelah kunjungan sebelumnya pada 23 Januari 2026. Pada kunjungan Januari lalu, Presiden Prabowo memenuhi undangan Presiden Macron dan keduanya bertemu selama 2,5 jam di Istana Élysée yang disertai jamuan makan malam.