PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) memperoleh persetujuan pemegang saham atas seluruh agenda yang diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. Rapat tersebut digelar di Harris Hotel & Conventions Kelapa Gading, Jakarta Utara.
RUPST dipimpin Komisaris Utama DSNG Adi Resanata Somadi Halim dan dihadiri pemegang saham yang mewakili 10.022.409.333 saham, atau sekitar 94,55% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.
Salah satu keputusan utama rapat adalah pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025 yang telah diaudit. Pemegang saham juga menyetujui penggunaan laba bersih perseroan, termasuk pembagian dividen tunai sebesar Rp498 miliar atau Rp47 per saham.
Direktur Utama DSNG Andrianto Oetomo menyatakan perusahaan terus memperkuat fondasi usaha melalui pengelolaan bisnis yang prudent, dengan fokus pada peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, serta penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik di seluruh lini usaha.
Menurut Andrianto, sepanjang 2025 perseroan menghadapi tantangan yang dipengaruhi kondisi geopolitik global, inflasi yang belum sepenuhnya mereda di sejumlah negara maju, serta ketidakpastian akibat perang dagang yang masih berlangsung. Di tengah situasi tersebut, DSNG disebut tetap menjaga ketahanan bisnis dan berfokus pada pertumbuhan berkelanjutan bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Pada 2025, DSNG mencatat penguatan kinerja pada segmen kelapa sawit, produk kayu, dan energi terbarukan dengan tetap mengedepankan praktik bisnis berkelanjutan. Kinerja tersebut turut mengantarkan perseroan masuk dalam daftar Forbes Asia’s Best Under A Billion dan Fortune Southeast Asia 500.
Ke depan, DSNG menegaskan akan terus mendorong pertumbuhan berkelanjutan melalui penguatan operasional, pengembangan budaya continuous improvement, serta pengelolaan risiko yang lebih adaptif terhadap dinamika ekonomi global maupun domestik.