MD Entertainment mengadaptasi karya penulis misteri SimpleMan ke layar lebar lewat film Janur Ireng. Proyek ini disutradarai Kimo Stamboel dan dikembangkan sebagai kisah bernuansa Jawa yang otentik, dengan detail yang disebut berangkat dari cerita nyata.
Produser MD Entertainment, Manoj Punjabi, menyatakan keyakinannya terhadap karya-karya SimpleMan. Menurut Manoj, cerita yang ditulis SimpleMan tidak sekadar fiksi, melainkan memiliki unsur nyata yang kuat, termasuk dalam penggambaran latar dan budaya Jawa.
“Kalau dia ngambil unsur Jawa tuh benar-benar harus Jawa. Jawa Tengah sama Jawa Timur itu bagi dia beda. Enggak bisa disamain atau coba-coba nipu, no,” kata Manoj Punjabi saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin, 29 September 2025.
Manoj menambahkan, pembahasan cerita bersama SimpleMan membuatnya merasa unsur realitas dalam kisah tersebut sulit dianggap sebagai karangan semata. “Kalau bahas cerita, dia selalu ngomong sesuatu yang saya tahu ini enggak mungkin ngarang. Unsur nyatanya ada,” ujarnya.
Sutradara Kimo Stamboel juga menyebut cerita SimpleMan berangkat dari kisah nyata yang familiar di masyarakat. Meski demikian, ia menegaskan pengemasan Janur Ireng akan dibuat berbeda agar tetap terasa segar bagi penonton.
“Dari SimpleMan-nya ini berdasarkan sebuah cerita yang real. Tapi kalian pasti familiar lah dengan cerita-cerita yang beredar di masyarakat,” kata Kimo.
Dalam proses produksi, Kimo dan Manoj mengungkapkan tantangan terbesar berada pada pencarian pemeran karakter utama bernama Arjo. Mereka menyebut proses casting berlangsung panjang hingga akhirnya menemukan sosok yang dinilai tepat, yaitu Tora Sudiro.
“Makanya justru yang paling terakhir kita dapat adalah karakter Arjo ini. Itu sangat sulit sekali, dari casting beberapa kali akhirnya ketemu, ternyata Tora bisa serius dan mau,” ujar Kimo.
Manoj menilai pemilihan Tora, yang selama ini dikenal lewat peran komedi, menjadi pertaruhan besar sekaligus upaya membangun citra baru melalui peran serius. “Dari komedi, kita mau bentuk dia nol. Enggak ada satu adegan pun yang bikin senyum atau ketawa lihat Tora,” kata Manoj.

