Jakarta — Tim panjat tebing Indonesia bersiap menghadapi agenda kompetisi yang padat menjelang Asian Games 2026 di Nagoya. Selain Asian Beach Games, para atlet juga dijadwalkan mengikuti sejumlah seri Piala Dunia yang dimulai pada bulan depan.
Berdasarkan kalender internasional, Asian Beach Games 2026 akan digelar di Sanya, China, pada 22–30 April. Setelah itu, rangkaian World Cup dimulai pada 8–10 Mei di Wujiang, China. Seri berikutnya dijadwalkan berlangsung di Krakow, Polandia, pada 3–5 Juli, dilanjutkan di Chamonix, Prancis, pada 10–12 Juli, serta beberapa seri lainnya.
Atlet putri andalan Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, menyatakan fokus mempersiapkan diri menghadapi jadwal tersebut. Peraih emas Asian Games 2022 itu menargetkan peningkatan performa di setiap ajang yang diikuti dalam beberapa bulan ke depan.
Desak menegaskan ingin memaksimalkan kemampuan dan mempertajam catatan waktu pada tiap kompetisi. Menurutnya, jarak antarturnamen yang berdekatan bukan kendala besar selama kondisi fisik terjaga dan program latihan berjalan optimal.
“Fokusnya menjaga performa dan menambah jam terbang kompetisi,” ujarnya.
Sementara itu, atlet putra Veddriq Leonardo memilih langsung tampil pada seri World Cup Mei mendatang dan tidak ambil bagian di Asian Beach Games. Ia mengatakan ingin menguji kemampuan setelah cukup lama absen dari podium, sekaligus memantau kondisi cedera jarinya yang mulai membaik.
Veddriq juga ingin mengetahui sejauh mana kesiapan untuk meningkatkan intensitas latihan. Ia menyadari catatan waktu mungkin belum maksimal jika masih dalam tahap pemulihan, namun langkah itu dinilai lebih aman untuk menghindari risiko cedera yang lebih serius.
Veddriq dikenal sebagai salah satu atlet terbaik dunia di nomor speed. Ia mendominasi peringkat dunia selama tiga musim berturut-turut pada 2021–2023, dan memperkuat pencapaiannya setelah meraih emas di Olimpiade Paris 2024.