BERITA TERKINI
Taman Budaya Sumbar Gelar Pagelaran Seni untuk Peringati Hari Jadi Sumbar ke-80

Taman Budaya Sumbar Gelar Pagelaran Seni untuk Peringati Hari Jadi Sumbar ke-80

UPTD Taman Budaya Sumatera Barat menggelar pagelaran seni dalam rangka peringatan Hari Jadi Sumbar ke-80. Kegiatan ini berlangsung di Lantai IV Taman Budaya, Jumat (3/10/2025), dengan menampilkan beragam pertunjukan seni dari tradisi hingga kontemporer.

Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Jefrinal Arifin, mengatakan pagelaran tersebut menjadi ruang apresiasi bagi seniman sekaligus generasi muda. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menampilkan kekayaan seni tradisi Minangkabau, tetapi juga memberi ruang bagi karya kontemporer. Ia menyebut ada tiga sekolah yang terpilih menampilkan karya terbaik setelah melalui seleksi dari sepuluh sekolah.

Pagelaran dibuka oleh Sanggar Parewa Limo melalui Komposisi Musik Ratok Saisuek yang menghadirkan nuansa magis. Penampilan kemudian dilanjutkan Sanggar Cinangkiak Saiyo yang membawakan Tari Piring dan membangkitkan semangat penonton.

Dari kalangan pelajar, Grup Dawai Senja MAN 2 Padang tampil melalui musikalisasi puisi. Sementara itu, Sanggar Talang Sarueh SMK 7 Padang menampilkan perpaduan tari dan musik. Komunitas Sajak Ruang turut memeriahkan acara dengan musikalisasi puisi yang dibawakan secara ekspresif.

Menjelang akhir acara, Komunitas Teater Gelek Galombang menutup rangkaian pertunjukan dengan monolog yang meninggalkan kesan mendalam. Pada kesempatan yang sama, panitia juga mengumumkan pemenang Alek Teater 9 dalam sejumlah kategori penghargaan.

Dalam daftar yang diumumkan, Teater Kuliek meraih penghargaan Penata Musik Terbaik melalui Alza Safitra. Penghargaan Pemeran Pembantu Pria diberikan kepada Dzaki Almair Zamil dari Teater Ranah Sijunjung, sedangkan Pemeran Pembantu Wanita diraih Reva Tri Ayunis dari Teater Gaung Ganto. Teater Rumah Teduh juga tercantum dalam pengumuman tersebut.

Rangkaian perayaan Hari Jadi Sumbar ke-80 ini menjadi penanda upaya menjaga seni budaya agar tetap hidup dan berkembang, sekaligus mempererat kedekatan generasi muda dengan tradisi yang diwariskan.