BERITA TERKINI
Sutrisno Buyil Disebut Jadi Penggerak di Balik Sejumlah Event Kreatif FORWAN

Sutrisno Buyil Disebut Jadi Penggerak di Balik Sejumlah Event Kreatif FORWAN

Jakarta—Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia kembali menjadi perhatian publik setelah menggelar sejumlah kegiatan yang dinilai kreatif dan inspiratif dalam beberapa tahun terakhir. Rangkaian agenda itu antara lain diskusi perempuan di dunia film dan musik, forum pembahasan film horor, pengembangan ekosistem musik Kota Depok, hingga Anugerah Kartini Musik, Film dan Seni 2025 serta NGOBRAS (Ngobrol Santai Bareng Kartini Film Musik dan Seni) 2026.

Berbagai kegiatan tersebut disebut memiliki konsep yang berbeda dan segar, sekaligus menghadirkan suasana yang dekat dengan pelaku industri hiburan Tanah Air. Di tengah sorotan atas program-program itu, muncul pertanyaan mengenai sosok yang menjadi penggerak utama lahirnya ide-ide kreatif FORWAN.

Nama Ketua Umum FORWAN Indonesia, Sutrisno Buyil, disebut sebagai figur sentral di balik berbagai konsep acara yang dijalankan organisasi tersebut. Hal itu disampaikan pedangdut senior Nana Mardiana yang juga menjabat sebagai Dewan Kehormatan FORWAN Indonesia.

“Pakde Sutrisno Buyil itu bukan hanya memimpin organisasi, tetapi juga punya kemampuan menciptakan konsep-konsep acara yang menarik dan berbeda. Proposal yang dia buat untuk sponsor maupun kementerian selalu mendapat sambutan positif,” ujar Nana Mardiana.

Menurut Nana, tidak semua orang mampu menjadi pencetus ide sekaligus pelaksana kegiatan secara maksimal. Namun, kemampuan tersebut dinilainya terlihat kuat dalam diri Sutrisno Buyil.

“Banyak orang pandai membuat konsep, tapi belum tentu bisa menjalankannya dengan baik. Pakde Buyil mampu membuktikan keduanya. Itu yang membuat FORWAN tetap aktif dan produktif,” lanjutnya.

Apresiasi serupa disampaikan penyanyi senior Ratna Listy. Ia menilai kreativitas dan optimisme Sutrisno Buyil menjadi kekuatan FORWAN untuk terus menghadirkan event berkualitas, meski organisasi menghadapi keterbatasan.

Ratna mengungkapkan, saat persiapan Anugerah Kartini Film Musik dan Seni serta Diskusi NGOBRAS 2026, kondisi keuangan FORWAN disebut sedang tidak stabil. Meski demikian, ia menilai situasi tersebut tidak menghambat langkah Sutrisno Buyil dalam menjalankan program.

“Waktu itu kondisi kas FORWAN kosong karena ada kegiatan sebelumnya yang belum terbayar. Tapi Mas Buyil tetap yakin acara harus berjalan. Beliau langsung mengumpulkan pengurus dan membentuk panitia. Awalnya kami sempat bingung, tetapi akhirnya acara berlangsung sukses dan meriah,” kata Ratna Listy.

Ia menambahkan, keberhasilan FORWAN mempertahankan eksistensinya tidak lepas dari kemampuan Sutrisno Buyil dalam menyusun konsep, membangun jaringan, hingga mengawal jalannya acara sampai selesai.

“Mas Buyil punya kemampuan luar biasa di bidang event. Bukan hanya kreator, tapi juga eksekutor yang sangat detail. Karena itu FORWAN selalu mampu menghadirkan kegiatan yang kreatif dan berkualitas,” tutup Ratna Listy.