BERITA TERKINI
Studi: Kebahagiaan Membentuk Kurva U, Puncaknya di Usia 23 dan 89 Tahun

Studi: Kebahagiaan Membentuk Kurva U, Puncaknya di Usia 23 dan 89 Tahun

Sebuah penelitian menemukan bahwa kebahagiaan seseorang cenderung mengikuti pola seperti kurva huruf U sepanjang hidup. Artinya, tingkat kepuasan hidup dapat tinggi pada fase tertentu, menurun pada usia paruh baya, lalu meningkat kembali pada usia lanjut.

Dalam studi tersebut, peneliti dari London School of Economics and Political Science melibatkan sekitar 23 ribu sukarelawan di Jerman berusia 17 hingga 85 tahun. Para peserta diminta menilai kepuasan hidup mereka, memprediksi seberapa bahagia mereka dalam lima tahun ke depan, lalu melaporkan kembali perasaan mereka lima tahun setelahnya.

Hasil penelitian, seperti dilansir Reader's Digest pada Sabtu (25/5/2018), menunjukkan bahwa kepuasan hidup mencapai titik ekstrem pada usia tertentu dan cenderung menurun pada masa paruh baya. Peneliti mencatat dua usia yang dianggap paling menonjol terkait puncak kebahagiaan, yakni 23 dan 89 tahun.

Pola kebahagiaan di berbagai fase usia

Awal usia 20-an disebut sebagai masa yang kerap dipenuhi semangat dan pengalaman baru, mulai dari karier, lingkungan, hingga pergaulan. Sementara itu, usia 60 hingga 70-an sering dikaitkan dengan masa pensiun, ketika sebagian orang memiliki lebih banyak waktu luang dan kondisi finansial yang lebih stabil.

Adapun penurunan kebahagiaan pada usia paruh baya dinilai cukup masuk akal. Fase usia 40-an ke atas kerap menjadi periode sibuk, antara lain karena membesarkan keluarga, mengejar pencapaian karier, dan menghadapi berbagai tuntutan kehidupan, sebagaimana dicatat Brit+Co.

Upaya menjaga kebahagiaan

Meski penelitian menggambarkan kecenderungan umum, kebahagiaan tidak sepenuhnya ditentukan oleh usia. Para ahli merekomendasikan untuk memprioritaskan kegiatan-kegiatan kecil yang bermanfaat, seperti berjalan-jalan atau menghabiskan waktu bersama keluarga.