Strange Fruit membuka tahun 2026 dengan merilis single terbaru berjudul “Monopolar”. Lagu ini menjadi rilisan kedua mereka sejak akhir tahun lalu, sekaligus bagian dari rangkaian menuju EP Drips.
“Monopolar” menghadirkan nuansa hipnotik yang digambarkan berada di antara kondisi setengah sadar dan mimpi. Alur musiknya bergerak pelan dan membawa pendengar masuk ke “dunia baru” yang oleh Irza Aryadiaz disebut menyerupai dimensi dalam musik skor film—sebuah ruang yang menyedot pendengar masuk sepenuhnya.
Irza menjelaskan, secara makna istilah monopolar merujuk pada sumber bunyi yang menyebar ke segala arah secara merata.
Seperti single sebelumnya, “Iridescent”, lagu ini dibangun dengan lanskap suara elektronik yang kaya dan eksperimental. Strange Fruit menggabungkan berbagai pengaruh dari komposer musik elektronik avant-garde, mulai dari Raymond Scott, Bruce Haack, dan Mort Garson, hingga nuansa khas Ghost Box Records, serta sentuhan ritme mekanis ala Kraftwerk. Ragam rujukan itu diramu menjadi musik dansa urban yang terasa melayang, dalam, dan imersif.
Karakter “Monopolar” juga diperkuat oleh sentuhan glitch dan ambient yang terinspirasi dari Jan Jelinek dan Wendy Carlos. Lapisan frekuensi rendah, elemen dream pop, serta serpihan vokal Baldi Calvianca berpadu membangun suasana yang menghanyutkan dan intens. Energi acid house dan trip-dance disebut terasa kuat, membentuk pengalaman mendengarkan yang menggugah.
Bagi Strange Fruit—band yang kembali aktif setelah sekitar satu dekade vakum—menulis lagu kini tidak lagi berangkat dari upaya mewakili perasaan banyak orang atau menciptakan lagu yang mudah dinyanyikan bersama. Melalui EP Drips, mereka menempatkan eksplorasi dan eksperimen sebagai fokus, dengan tujuan menghadirkan musik yang benar-benar baru dan belum pernah terdengar sebelumnya.
Baldi Calvianca menegaskan, dorongan untuk membuat pendengar penasaran dan bertanya-tanya menjadi alasan Strange Fruit terus mengejar musik yang berbeda dan tidak mengikuti arus kebanyakan.
Perilisan “Monopolar” turut disertai video musik yang digarap duo Mellow Spice di studio PasMing Experience.

