BERITA TERKINI
Ratusan Pelajar SD-SMP di Merauke Ikuti FLS3N 2026, Dipusatkan di Hotel Halogen

Ratusan Pelajar SD-SMP di Merauke Ikuti FLS3N 2026, Dipusatkan di Hotel Halogen

Ratusan pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Merauke mengikuti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026. Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke itu berlangsung di Hotel Halogen Merauke, Kamis (7/5/2026).

Pelaksanaan lomba tersebut memasuki hari pertama setelah sebelumnya dibuka secara resmi oleh Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Romanus Kande Kahol, mengatakan FLS3N tahun ini diikuti ratusan pelajar dari berbagai sekolah. Ia menyebut, sebanyak 97 siswa dari 27 SD dan 17 SMP berkompetisi dalam sejumlah cabang lomba.

Menurut Romanus, terdapat 18 mata lomba yang dipertandingkan. Di antaranya gambar bercerita, menyanyi solo, mendongeng, menulis cerita, pantomim, gambar ilustrasi, tari kreasi, kreativitas musik tradisional, baca puisi, dan cipta lagu.

Ia menjelaskan, sekolah yang berpartisipasi umumnya berasal dari sekitar Kota Merauke karena kendala transportasi. Meski demikian, ia berharap pada tahun-tahun mendatang sekolah-sekolah di wilayah pinggiran kota juga berani tampil untuk mengasah bakat dan kemampuan melalui kompetisi seni dan sastra.

“Ajang ini selain untuk mempererat tali persaudaraan juga untuk menguji kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing anak,” kata Romanus.

Dari setiap mata lomba, panitia akan memilih peserta terbaik untuk mewakili Kabupaten Merauke pada ajang serupa di tingkat Provinsi Papua Selatan.

Sementara itu, Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze menekankan pentingnya menjadikan aturan dan kesepakatan sebagai pedoman bersama dalam pelaksanaan lomba. Ia menilai FLS3N menjadi ruang untuk menguji kemampuan sekaligus menemukan bibit-bibit unggul di bidang seni dan sastra.

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi stimulus bagi sekolah dan peserta didik untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan mereka secara optimal pada masa mendatang. “Di sini kita juga memberikan stimulasi dan dorongan kepada sekolah maupun siswa untuk menunjukkan bakat dan kemampuannya secara baik dan luar biasa,” ujarnya.