Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Banjarmasin tahun 2026 kembali digelar sebagai ajang tahunan untuk mengembangkan bakat dan potensi seni siswa. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari seleksi berjenjang untuk menjaring peserta terbaik yang akan melaju ke tingkat provinsi hingga nasional.
Pelaksanaan FLS3N tahun ini melibatkan berbagai sekolah di Kota Banjarmasin yang sebelumnya mendaftarkan peserta melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspernas). Data peserta tersebut dihimpun oleh pihak provinsi sebelum diserahkan kepada panitia tingkat kota untuk pelaksanaan seleksi.
Penanggung jawab kegiatan, Herpandi, mengatakan persiapan dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat sekolah hingga provinsi. Setelah itu, pihak kota mendapat mandat untuk menyelenggarakan sekaligus memfasilitasi jalannya seleksi FLS3N tingkat SMK di Banjarmasin.
Menurut Herpandi, FLS3N menjadi tolok ukur kemampuan dan talenta siswa di bidang seni dan sastra. Ia juga menilai ajang ini dinantikan peserta karena membuka peluang untuk melanjutkan kompetisi ke jenjang berikutnya.
“Yang jelas di sini untuk mengukur talenta-talenta siswa di cabang seni khususnya, karena ini memang acara tahunan dan euforianya luar biasa. Ini acara yang dinanti-nanti, karena setelah ini mereka lanjut ke provinsi hingga nasional, dan tentu bisa meningkatkan citra sekolah,” ujarnya.
Berdasarkan data dari provinsi, jumlah peserta yang terdaftar melalui Puspernas mencapai 49 orang. Namun setelah verifikasi untuk mengatasi data ganda, jumlah peserta yang tercatat sekitar 46 orang.
Herpandi menyebutkan terdapat 15 kategori lomba yang dipertandingkan. Sejumlah di antaranya adalah desain poster, film pendek, komika digital, dan baca puisi. Kategori tersebut disediakan untuk memberi ruang bagi siswa mengekspresikan kreativitas sesuai minat dan bakat masing-masing.
Ke depan, panitia berharap pelaksanaan FLS3N dapat berjalan lebih optimal dengan dukungan berkelanjutan. Dengan adanya bantuan pendanaan dari Dinas Pendidikan pada tahun ini, diharapkan jumlah peserta meningkat dan kualitas kompetensi semakin baik pada tahun berikutnya.