Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, mengumumkan perilisan buku terbarunya berjudul One Team, We Win. Kabar itu disampaikan melalui akun Instagram resminya, @shintaeyong7777, disertai tautan pembelian buku.
Dalam unggahannya, Shin Tae-yong menuliskan bahwa buku tersebut memuat hal-hal yang ia pelajari dan rasakan selama berkarier sebagai pemain dan pemimpin. Ia juga menyampaikan harapan agar pembaca dapat menikmati isi buku itu, serta menutup pesannya dengan tekad untuk terus bekerja keras.
Namun, unggahan tersebut tidak hanya memancing respons terkait buku. Sejumlah warganet Indonesia justru membanjiri kolom komentar dengan curahan kekecewaan setelah Timnas Indonesia U-23 gagal melaju ke babak selanjutnya dalam kualifikasi Piala Asia U-23.
Dalam laga penentu melawan Korea Selatan, Indonesia disebut kalah 0-1 dan hanya mengoleksi empat poin. Hasil itu membuat Timnas U-23 gagal menjadi salah satu runner-up terbaik.
Situasi tersebut memicu banyak komentar bernada rindu terhadap kepemimpinan Shin Tae-yong. Beberapa akun menuliskan dukungan sekaligus mempertanyakan keberadaannya, seperti komentar akun @deecorenhns, “Coach kemana aja sihh. Malah kagak ada di lapangan.” Ada pula yang mengaku jarang menonton timnas sejak Shin Tae-yong tidak lagi melatih, seperti akun @luthfinrzzh_.
Sejumlah warganet lainnya menyampaikan doa dan harapan agar Shin Tae-yong kembali ke Indonesia. Akun @muhyasir_47 menulis, “Apa kabar coach.?? Prepare balik ke Indonesia ya coach,” sementara @tofik_nva19 berkomentar, “Coach kapan ke Indonesia lagi? timnas Indonesia sekarang kembali ke zaman kegelapan.”
Ramainya komentar tersebut menunjukkan besarnya perhatian publik sepak bola Indonesia terhadap Shin Tae-yong. Di tengah pengumuman buku barunya, respons warganet turut menggambarkan kerinduan sebagian penggemar pada sosok yang mereka nilai berpengaruh dalam perkembangan tim, baik dari sisi prestasi maupun kepemimpinan.

