BERITA TERKINI
Shangri-La Frontier Season 3 Resmi Dikonfirmasi, Perkiraan Jadwal Tayang dan Arah Cerita Setelah Final Musim 2

Shangri-La Frontier Season 3 Resmi Dikonfirmasi, Perkiraan Jadwal Tayang dan Arah Cerita Setelah Final Musim 2

Shangri-La Frontier dipastikan berlanjut ke musim ketiga. Konfirmasi produksi itu muncul tak lama setelah episode final Musim 2 tayang pada 30 Maret 2025, sekaligus menjawab penantian penggemar yang dibuat menggantung oleh penutup musim terbaru.

Di akhir Musim 2, Sunraku—pemain yang dikenal sebagai “pemburu game ampas”—digambarkan berada dalam fase persiapan menghadapi salah satu monster unik terkuat, Ctarnidd of the Abyss. Pada saat yang sama, ia juga terseret ke pertandingan ekshibisi yang mempertaruhkan reputasinya, membuat kelanjutan cerita terbuka lebar untuk konflik yang lebih besar.

Meski produksi Musim 3 sudah mendapat lampu hijau, tanggal rilis resmi masih belum diumumkan. Studio C2C selaku penanggung jawab animasi belum merilis jadwal penayangan maupun detail produksi lain yang lebih spesifik.

Namun, jika menilik pola tayang dua musim sebelumnya, terdapat gambaran mengenai kemungkinan jadwal rilis. Musim pertama tayang pada Oktober 2023 hingga Maret 2024, sementara Musim 2 tayang pada Oktober 2024 hingga Maret 2025. Keduanya mengusung format dua cour berturut-turut. Dengan asumsi ritme produksi serupa dipertahankan, Musim 3 diperkirakan membutuhkan waktu pengerjaan sekitar 1,5 hingga 2 tahun, sehingga peluang tayang paling masuk akal berada di akhir 2026 atau awal 2027.

Soal jajaran pengisi suara, belum ada pengumuman resmi. Meski demikian, perubahan besar pada tim inti dinilai kecil kemungkinannya mengingat karakter-karakter utama telah lekat dengan penonton. Selain itu, sejumlah karakter pendukung yang muncul di Musim 2 seperti Rust, Mordo, dan Silvia Goldberg juga diperkirakan tetap hadir apabila porsi cerita mereka meningkat pada kelanjutan musim berikutnya.

Dari sisi cerita, Musim 2 disebut mengadaptasi manga hingga sekitar Chapter 126. Dengan materi manga yang masih panjang—telah mencapai 22 volume per April 2025—Musim 3 memiliki ruang besar untuk mengeksplorasi busur cerita berikutnya.

Salah satu fokus utama yang diprediksi menjadi tulang punggung Musim 3 adalah misi penaklukan Ctarnidd of the Abyss. Monster ini termasuk dalam jajaran Tujuh Monster Unik di dunia Shangri-La Frontier dan digambarkan sebagai ancaman kolosal yang menuntut strategi matang serta aliansi besar. Sunraku, bersama Arthur Pencilgon dan Oikatzo, telah membentuk kerja sama untuk menghadapi tantangan tersebut, mulai dari persiapan perlengkapan hingga perekrutan pemain lain.

Selain itu, pertandingan ekshibisi dalam Global Game Competition (GGC) diperkirakan menjadi panggung penting sebelum pertempuran besar melawan Ctarnidd. Arc ini membuka peluang adu kemampuan di hadapan pemain top dari berbagai negara, sekaligus menguji strategi dan mental para karakter utama dalam skala kompetisi yang lebih luas.

Setelah rangkaian GGC, cerita juga diproyeksikan bergerak ke Arc Koloseum yang menitikberatkan pertarungan antarpemain (PvP). Jika benar diangkat, Sunraku akan menghadapi duel satu lawan satu di arena, berhadapan dengan pemain elite dengan gaya bertarung beragam, serta menguji kemampuannya beradaptasi dalam situasi yang terus berubah.

Di luar pertarungan, dinamika antarguild juga diperkirakan semakin menonjol. Pengaruh guild besar seperti Schwarz Vulf dan SF-Zoo disebut berpotensi memunculkan intrik, pembentukan aliansi, hingga perebutan kepentingan. Kondisi ini dapat menyeret Sunraku—yang selama ini lebih dikenal bermain solo—ke dalam keputusan-keputusan yang lebih kompleks.

Dengan konfirmasi Musim 3, Shangri-La Frontier bersiap memperluas skala petualangan dan konflik, baik di ranah pertempuran melawan monster maupun persaingan antarpemain. Sambil menunggu pengumuman resmi terkait jadwal tayang dan detail produksi, arah cerita yang sudah dibangun di akhir Musim 2 memberi sinyal bahwa perjalanan Sunraku masih akan semakin intens.