Festival Film Bandung (FFB) 2025 memberikan penghargaan kepada sejumlah sineas dan karya yang dinilai terpuji. Selain film Sore: Istri dari Masa Depan, dewan juri juga menetapkan pemenang dalam total 22 kategori.
Pengumuman pemenang diawali dengan penetapan 10 film impor terpuji pilihan dewan juri, yaitu The Wild Robot, Sinners, Weapons, Conclave, Companion, The Substance, I’m Still Here, F1 The Movie, Wicked, dan Flow.
Berikut daftar penerima penghargaan yang diumumkan FFB 2025:
• Pemeran pembantu pria terpuji film Indonesia: Jerome Kurnia (Perang Kota)
• Penata artistik terpuji film Indonesia: Edy Wibowo (Siapa Dia)
• Pemeran pembantu wanita terpuji film Indonesia: Raihaanun (Gowok: Kamasutra Jawa)
• Penata editing terpuji film Indonesia: Dinda Amanda (The Shadow Strays)
• Pemeran pembantu pria terpuji serial web: Devano Danendra (Zona Merah)
• Penata kamera terpuji film Indonesia: Roy Lolang (Perang Kota)
• Sutradara terpuji serial web: Razka Robby Ertanto (Sekotengs)
• Pemeran utama wanita terpuji serial web: Cinta Laura (Dendam)
• Penulis skenario terpuji film Indonesia: Ryan Adriandhy dan Widya Arifianti (Jumbo)
• Pemeran pria terpuji serial televisi: Erwin Cortez (Kupu Malam)
• Pemeran utama pria terpuji serial web: Nino Fernandez (Duren Jatuh)
• Pemeran wanita terpuji serial televisi: Faradina Tika (Kupu Malam)
• Penghargaan khusus film animasi inspiratif: Jumbo
• Serial web terpuji: Losmen Bu Broto The Series
• Pemeran utama wanita terpuji film Indonesia: Aurora Ribero (Komang) dan Sheila Dara Aisha (Sore: Istri dari Masa Depan)
• Lifetime achievement: Mathias Muchus
• Sutradara film Indonesia terpuji: Naya Anindita (Komang)
Ketua Forum Film Bandung, Eddy D. Iskandar, menyatakan dewan juri mengamati film Indonesia, film impor, serial televisi, dan serial web dalam periode 1 September 2024 hingga 31 Agustus 2025. Dalam rentang itu, terdapat 203 film yang tayang di bioskop dan OTT atau platform streaming, 33 serial TV, 40 serial web, serta 185 film impor.
Eddy menjelaskan, istilah “terpuji” yang digunakan bagi para pemenang menjadi ciri khas Festival Film Bandung. Menurutnya, penghargaan terpuji cenderung ditujukan untuk memberi alternatif tontonan yang layak serta meningkatkan wawasan dan apresiasi.

