Musisi asal Malang, Sal Priadi, mendapat pengalaman baru dalam kariernya setelah dipercaya menggarap original soundtrack (OST) untuk film Monster Pabrik Rambut. Menariknya, lagu yang kemudian menjadi soundtrack resmi film tersebut berawal dari sebuah potongan adegan yang tertulis di dalam naskah.
Pada awalnya, Sal hanya diminta membuat sepenggal lagu untuk kebutuhan satu scene. Namun, dari bagian singkat itu muncul ide yang berkembang menjadi lagu utuh. Menurut Sal, potongan tersebut memiliki nuansa yang kuat sehingga akhirnya diputuskan untuk dikembangkan menjadi OST yang mendampingi film.
Proyek ini menjadi tantangan tersendiri karena Sal harus menyesuaikan gaya bermusiknya dengan suasana film yang mengusung genre horor fantasi, wilayah yang belum pernah ia eksplor sebelumnya. Ia juga berupaya membangun atmosfer lewat musik dengan menerjemahkan nuansa pabrik yang dingin, kaku, dan industrial ke dalam komposisi yang ia ciptakan.
Dalam proses penggarapan, Sal berkolaborasi dengan produser musik elektronik Atila Syah. Keduanya berfokus mengolah soundscape dan desain suara agar mampu menghadirkan kesan mencekam sekaligus mendukung alur cerita film.
Dari sisi lirik, lagu ini memuat pesan yang lebih dalam. Sal menyebut tema tekanan kerja dan eksploitasi menjadi inspirasi utama penulisannya, selaras dengan isu yang diangkat dalam film.
Lagu tersebut diberi judul “Kepala Pundak Kerja Lagi”, sebuah plesetan dari lagu anak-anak yang familiar, namun dihadirkan dengan nuansa lebih gelap dan penuh makna. Melalui proyek ini, Sal Priadi tidak hanya merilis karya musik baru, tetapi juga memperluas eksplorasinya di ranah perfilman dengan pendekatan yang lebih sinematik dan emosional.