BERITA TERKINI
Ribuan Warga PSHT Pusat Madiun Direncanakan Berkumpul di Padepokan Agung, Aparat Siapkan Skema Pengamanan

Ribuan Warga PSHT Pusat Madiun Direncanakan Berkumpul di Padepokan Agung, Aparat Siapkan Skema Pengamanan

Kota Madiun akan menjadi lokasi berkumpulnya ribuan warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun dalam waktu dekat. Massa diperkirakan memadati Padepokan Agung di Jalan Merak, Kota Madiun, dalam kegiatan yang dikemas sebagai apel siaga sekaligus deklarasi dukungan loyalis terhadap kepengurusan R. Moerjoko sebagai Ketua Umum PSHT Pusat Madiun.

Rencana kegiatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi pengamanan yang digelar di Polres Madiun Kota pada Kamis (30/4/2026). Rapat melibatkan unsur Pemerintah Kota Madiun, kepolisian, serta elemen internal PSHT, termasuk Pamter DKP dan Satgas Sentot Prawiryodirjo.

Koordinator loyalis PSHT Pusat Madiun, Puguh Tri Prayogo, mengatakan apel siaga memiliki dua tujuan. Pertama, sebagai persiapan pengamanan menjelang bulan Suro yang identik dengan meningkatnya aktivitas warga perguruan. Kedua, sebagai pernyataan sikap dukungan terhadap kepengurusan yang saat ini dipimpin R. Moerjoko.

Menurut Puguh, potensi massa yang hadir cukup besar. Berdasarkan laporan dari masing-masing ranting, setiap wilayah ditargetkan mengirim sedikitnya 500 peserta. Dengan sekitar 18 ranting di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun, jumlah peserta diperkirakan mencapai 9.000 hingga 10.000 orang.

Sementara itu, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto menyatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kesiapan pengamanan. Koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi kerawanan selama kegiatan berlangsung.

AKBP Wiwin juga menyebut kemungkinan penerapan penyekatan apabila dinilai diperlukan, sebagai langkah mengantisipasi mobilisasi massa berlebihan dan menjaga kondusivitas wilayah. Untuk pengamanan, Polres Madiun Kota telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, antara lain Satbrimob Polda Jawa Timur, TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, hingga Linmas. Adapun jumlah personel yang diterjunkan masih dalam tahap perhitungan sesuai kebutuhan di lapangan.

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyatakan pemerintah daerah mendukung upaya pengamanan yang sedang disusun. Ia menegaskan komitmen semua pihak untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Terkait aktivitas masyarakat, termasuk sekolah di sekitar lokasi padepokan, Bagus menyebut hal tersebut masih dikoordinasikan lebih lanjut antara pihak pendidikan, kepolisian, dan PSHT.

Dengan estimasi kehadiran massa mencapai ribuan orang, agenda tersebut menjadi perhatian berbagai pihak, terutama dari sisi pengamanan. Koordinasi yang dilakukan diharapkan dapat memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu stabilitas keamanan di Kota Madiun.