BERITA TERKINI
Rachel Zegler dan Kontroversi ‘Snow White’ Live-Action: Profil, Karier, dan Pernyataan yang Menuai Kritik

Rachel Zegler dan Kontroversi ‘Snow White’ Live-Action: Profil, Karier, dan Pernyataan yang Menuai Kritik

Rachel Zegler dijadwalkan tampil sebagai pemeran utama dalam film Snow White versi live-action yang direncanakan rilis pada 2025. Namun, menjelang penayangannya, aktris muda tersebut menjadi sorotan setelah sejumlah pernyataannya tentang film animasi klasik Snow White (1937) dinilai sebagian pihak kurang menghormati karya asli.

Kontroversi ini mengingatkan publik pada kasus Abidzar Al-Ghifari yang sempat mengaku enggan menonton versi asli film A Business Proposal. Keduanya sama-sama menyampaikan kritik terhadap karya populer dan memicu beragam reaksi. Perbedaan interpretasi dan ekspektasi atas sebuah karya seni dinilai wajar, tetapi cara penyampaian serta pilihan kata dapat memengaruhi bagaimana pesan diterima.

Rachel Zegler lahir pada 3 Mei 2001 di Hackensack, New Jersey. Ia diberi nama sesuai karakter Rachel Green dari serial Friends yang diperankan Jennifer Aniston. Sejak remaja, Zegler aktif di dunia seni pertunjukan dan terlibat dalam sejumlah drama musikal di sekolahnya, termasuk Beauty and the Beast (2016), The Little Mermaid (2017), 42nd Street (2018), dan Shrek the Musical (2019).

Meski mengantongi empat nominasi Metro Award, Zegler belum meraih kemenangan. Namanya kemudian melejit setelah terpilih oleh Steven Spielberg untuk memerankan Maria dalam West Side Story (2021), mengungguli sekitar 30.000 pelamar. Peran tersebut mengantarkannya meraih Golden Globe untuk Aktris Terbaik kategori Komedi atau Musikal, sekaligus menjadikannya pemenang termuda dalam sejarah penghargaan itu.

Setelah West Side Story, Zegler tampil sebagai Anthea dalam Shazam! Fury of the Gods (2023) dan memerankan Lucy Gray Baird dalam prekuel The Hunger Games: A Ballad of Songbirds and Snakes (2023).

Dalam proyek terbarunya, Zegler dipercaya memerankan Snow White dalam adaptasi live-action Disney yang akan rilis pada 2025. Namun, sejumlah komentarnya tentang film animasi versi 1937 memicu perdebatan. Dalam beberapa wawancara, ia menyebut film klasik tersebut sudah ketinggalan zaman dan mengkritik penceritaan yang dinilai terlalu berfokus pada kisah cinta.

Zegler juga mengatakan karakter Snow White dalam versi baru akan lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada Pangeran untuk menyelamatkannya. Ia turut menyebut elemen romansa di film lama terasa aneh karena menggambarkan hubungan dengan seseorang yang, menurutnya, “menguntit” Snow White. Selain itu, Zegler mengaku pernah takut menonton film animasi klasik tersebut saat kecil dan hanya menontonnya sekali.

Pernyataan-pernyataan itu menuai kritik, terutama dari penggemar film klasik Disney yang menilai Zegler tidak menghormati warisan budaya film tersebut. Sejumlah pihak berpendapat, sebagai pemeran utama, ia semestinya lebih menghargai materi sumber yang menjadi dasar film yang dibintanginya.

Di tengah polemik, beredar pula kabar bahwa Disney terancam merugi hingga USD 100 juta akibat Snow White. Sebagian pihak meyakini kontroversi pernyataan Zegler menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi sentimen publik terhadap film tersebut.

Terlepas dari kontroversi, Rachel Zegler tetap dikenal sebagai aktris dengan karier yang sedang menanjak di Hollywood. Namun, perdebatan seputar komentarnya mengenai Snow White membuat namanya berada dalam sorotan, khususnya di kalangan penggemar film Disney.