BERITA TERKINI
Puasa Ramadhan Disebut Bermanfaat bagi Kesehatan: Kolesterol Menurun hingga Mood Membaik

Puasa Ramadhan Disebut Bermanfaat bagi Kesehatan: Kolesterol Menurun hingga Mood Membaik

Puasa Ramadhan merupakan ibadah yang mewajibkan umat Islam menahan makan dan minum sejak fajar hingga senja. Selain melatih disiplin serta pengendalian diri, puasa juga disebut memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.

Sejumlah ahli menilai pembatasan asupan makanan dapat membantu mencegah berbagai masalah kesehatan, seperti kolesterol tinggi, obesitas, dan gangguan jantung, sekaligus meningkatkan kesejahteraan. Di tengah pandemi Covid-19, puasa tetap dapat dijalankan dengan aman selama pola makan dijaga dengan baik sehingga imunitas tubuh tetap terpelihara.

Manfaat kesehatan yang dikaitkan dengan puasa

Dr Razeen Mahroof, ahli anestesi dari Oxford yang membantu National Health Service (NHS) menyusun panduan puasa sehat selama Ramadhan, menyebut beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari berpuasa.

  • Menurunkan kadar kolesterol
  • Membantu pengendalian diabetes
  • Membuat tekanan darah lebih terkendali
  • Mendukung penurunan berat badan

Ketika tidak mengonsumsi makanan sejak fajar hingga petang, tubuh juga memiliki kesempatan memberi jeda pada sistem pencernaan. Kondisi ini disebut dapat membantu tubuh mengeluarkan racun dan turut berdampak pada kesehatan mental.

Perubahan metabolisme dan pengaruh pada suasana hati

Beberapa hari setelah menjalani puasa, tubuh mulai menyesuaikan diri dengan pola makan dan minum yang baru. Dr Mahroof menyebut pada fase ini dapat terjadi peningkatan kadar endorfin dalam darah, yang dikaitkan dengan perasaan lebih waspada, lebih bahagia, serta kesehatan mental yang lebih baik.

Sebuah penelitian juga menunjukkan manfaat kesehatan kemungkinan terkait peralihan metabolisme, ketika puasa memicu tubuh mengalihkan sumber energi dari glukosa menjadi lemak dan keton. Produksi keton (ketogenesis) disebut dapat meningkatkan daya tahan terhadap stres oksidatif dan peradangan, dengan efek yang dinilai menguntungkan bagi kesehatan dan penuaan.

Anjuran pola makan selama puasa

Untuk mendukung kesehatan selama Ramadhan, Dr Mahroof menyarankan agar makanan berminyak dihindari. Metode memasak seperti dipanggang atau direbus dinilai lebih baik.

Ia menekankan bahwa pola makan saat puasa pada dasarnya tidak berbeda dengan pola makan harian di luar Ramadhan. Kuncinya adalah menjaga pola makan seimbang dengan proporsi karbohidrat, lemak, dan protein yang tepat.

  • Perbanyak sayuran dan buah-buahan
  • Konsumsi kacang-kacangan dan polong-polongan dengan ragam warna
  • Penuhi kebutuhan serat agar fungsi pencernaan tidak terganggu

Bagi yang menargetkan penurunan berat badan, asupan makanan penutup tinggi gula serta karbohidrat olahan disarankan untuk dibatasi.

Puasa dan olahraga

Puasa juga disebut bukan alasan untuk menghentikan aktivitas fisik. Olahraga tetap dapat dilakukan dengan memilih waktu yang dirasa paling tepat, misalnya sore hari menjelang berbuka, serta dilakukan secara teratur untuk menjaga kebugaran.