Jakarta — Penulis sekaligus psikiater, dr Andreas Kurniawan, merilis buku terbarunya berjudul Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnya. Buku ini dijadwalkan mulai beredar di toko buku pada 19 Februari 2025.
Karya tersebut mengangkat tema unfulfilled desire atau keinginan yang tidak terpenuhi, sekaligus membahas rasa kecewa terhadap hidup. Di dalamnya, dr Andreas juga menyinggung konsep ketidaksempurnaan serta penyesalan telah dilahirkan di dunia.
Dalam penulisannya, dr Andreas menggunakan gaya narasi yang ringan dengan bahasa santai. Sejumlah bagian disajikan dalam bentuk dialog dengan tokoh tertentu, yang ditujukan untuk memberi pengalaman membaca yang lebih mengalir.
Pada sesi peluncuran buku di Gramedia Matraman beberapa waktu lalu, dr Andreas memaparkan gagasan di balik buku tersebut dan mengajak pembaca memahami sisi lain dari ketidaksempurnaan hidup. Ia juga meminta pembaca menuliskan jawaban atas pertanyaan, “Seandainya terlahir kembali di kehidupan berikutnya, kamu ingin menjadi apa?”
dr Andreas Kurniawan dikenal sebagai psikiater lulusan Universitas Indonesia. Ia kerap tampil dengan persona “psikiater yang suka bercanda” dan disebut mudah dikenali dengan rambut gondrong, telinga ditindik, serta obsesinya pada Doraemon.
Pengalaman kehilangan ayah dan anaknya disebut mendorong dr Andreas mendalami psikoterapi untuk kedukaan dan kehilangan. Sebelumnya, ia menulis Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring, yang meraih IKAPI Awards 2024 kategori Book of the Year.
Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnya menjadi buku kelimanya. Sebelumnya, dr Andreas telah menulis Buku Ajar Koas Racun, Buku Ajar Koas Racun Jilid 2, dan Cerita Bodor Koas.

