Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Jakarta Illustration & Creative Arts Fair (JICAF) 2025 di Senayan City, Jakarta, Kamis (18/9) malam. Dalam kesempatan itu, Pramono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan JICAF 2025.
JICAF 2025 mempertemukan seniman, ilustrator, dan pelaku industri kreatif dari berbagai negara. Pramono mengatakan dirinya terkesan dengan kreativitas yang ditampilkan dalam ajang tersebut.
Ia juga berharap para seniman muda dapat terlibat dalam merancang konsep masa depan Jakarta, terutama menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Jakarta. Pramono secara khusus meminta agar para seniman diundang untuk ikut mempersiapkan gagasan terkait Jakarta 500 tahun.
Menurut Pramono, para seniman muda memiliki cara pandang jauh ke depan yang dibutuhkan Jakarta saat ini. Ia menegaskan, kolaborasi tidak hanya terbatas pada peserta JICAF, tetapi terbuka bagi semua pihak yang ingin berkontribusi.
Pramono menyatakan perayaan Jakarta 500 tahun tidak seharusnya berhenti pada seremoni. Ia menginginkan peringatan tersebut memiliki narasi, peta jalan, dan kreasi sehingga masyarakat dapat merasa menjadi bagian dari perayaan.
Dalam mendukung ruang kreativitas, Pramono menyebut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membuka ruang seluas-luasnya, termasuk penyediaan taman 24 jam dan operasional perpustakaan hingga pukul 22.00 WIB. Ia berharap ruang-ruang terbuka itu dapat dimanfaatkan anak muda Jakarta, baik yang baru belajar maupun yang sudah berpengalaman.
JICAF 2025 mengusung tema “New Heights” dan menampilkan karya-karya ilustrasi yang ditujukan untuk membangkitkan semangat serta inspirasi agar karya seni Indonesia dapat melangkah lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan kurasi dan partisipasi para seniman, JICAF 2025 mencatat lebih dari 764 submission dari 25 negara, atau meningkat 41 persen dibandingkan tahun sebelumnya. JICAF 2025 digelar selama 16 hari, mulai 18 September hingga 5 Oktober 2025 di The Space, Senayan City, Jakarta.

