Presiden Prabowo Subianto meminta agar desain gedung legislatif di Ibu Kota Nusantara (IKN) dilengkapi galeri atau museum di area lobi. Arahan tersebut disampaikan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti yang juga menjabat Ketua Tim Penguatan Basic Design IKN.
Diana mengatakan, Prabowo memberikan sejumlah arahan terkait desain gedung legislatif dan yudikatif di IKN. Salah satu poinnya, Ruang Sidang Paripurna diminta mengusung desain modern namun tetap mencerminkan ciri khas Indonesia.
“Ada beberapa arahan seperti misalnya Ruang Sidang Paripurna yang akan disesuaikan supaya modern namun tetap mencerminkan ciri khas Indonesia. Beberapa alternatif desain disiapkan terutama penyesuaian bentuk atap,” kata Diana dalam keterangannya, dikutip Minggu (23/2/2025).
Selain itu, Prabowo juga meminta agar kawasan entrance atau lobi dilengkapi galeri atau museum. Untuk interior, Diana menyebut Prabowo meminta tim melihat referensi dari Gedung Parlemen India.
“Presiden juga menyampaikan untuk melengkapi kawasan entrance atau lobby dengan galeri atau museum. Mengenai interior, beliau juga menyampaikan untuk melihat referensi dari Gedung Parlemen India, karena banyak kesamaan terkait penggunaan ornamen dan ukiran. Tentunya akan kami tindaklanjuti dan siapkan beberapa referensi penyesuaian desainnya,” ujar Diana.
Diana menambahkan, pemanfaatan panel surya pada gedung-gedung perkantoran legislatif dan yudikatif di IKN juga akan ditingkatkan dari semula 4% menjadi sekitar 11%. Sementara untuk desain gedung yudikatif, ia menyebut akan dilakukan penyesuaian agar selaras dengan gedung legislatif.
Sebelumnya, Prabowo menggelar rapat koordinasi terkait pembangunan IKN bersama Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) serta Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. Basuki menyatakan desain gedung legislatif, terutama untuk ruang sidang paripurna, telah disetujui Prabowo dan kini memasuki tahap finalisasi.
“Tadi memang setelah selesai yang di-review desain itu yang di-review adalah desainnya. Desain pembangunan legislatif yang terutama untuk sidang paripurnanya dan sudah disetujui oleh Bapak Presiden bentuknya. Sekarang sedang mau difinalkan dan kami akan asistensi lagi pada beliau melalui Pak Menko,” kata Basuki di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/2/2025).

