BERITA TERKINI
Penelitian: Berpura-pura Bahagia Dapat Memperburuk Kesehatan Emosional

Penelitian: Berpura-pura Bahagia Dapat Memperburuk Kesehatan Emosional

Jakarta - Menampilkan momen menyenangkan di media sosial, seperti mengunggah foto atau video saat traveling, berbelanja, atau menikmati makanan enak, menjadi hal yang umum dilakukan banyak orang, terutama kalangan milenial. Unggahan semacam itu kerap membuat kehidupan seseorang terlihat menyenangkan di mata orang lain.

Namun, membagikan kebahagiaan secara luas di media sosial tidak selalu mencerminkan kondisi sebenarnya. Dalam beberapa kasus, unggahan tersebut bisa menjadi bentuk “pura-pura bahagia”. Pada kenyataannya, seseorang bisa merasakan bahagia dan sedih dalam hari yang sama.

Kejujuran Emosional Dinilai Lebih Baik

Berbagi momen positif pada dasarnya bukan hal yang keliru. Meski demikian, sikap mengutamakan kejujuran dan tampil apa adanya dinilai lebih baik. Sebab, berpura-pura bahagia disebut dapat memunculkan dampak negatif terhadap kesehatan emosional.

Temuan Penelitian tentang Dampak Pura-Pura Bahagia

Sebuah penelitian menemukan bahwa berpura-pura bahagia dapat membuat seseorang cenderung terobsesi pada kegagalan dan perasaan negatif itu sendiri. Alih-alih merasa lebih baik, kondisi tersebut justru dapat memperburuk perasaan dan menjauhkan seseorang dari kebahagiaan yang sebenarnya.