BERITA TERKINI
Pemkab Pesisir Barat Gelar Gebyar Seni Sastra Hahiwang 2021 di Labuhan Jukung

Pemkab Pesisir Barat Gelar Gebyar Seni Sastra Hahiwang 2021 di Labuhan Jukung

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat menghadiri Gebyar Seni Sastra Hahiwang Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2021 yang digelar di GSG Labuhan Jukung, Jumat (1/10/2021). Kegiatan ini mengusung tema “Membumikan Budaya Berlandaskan Pancasila Bersama Generasi Muda”.

Acara tersebut dihadiri Bupati Pesisir Barat DR. Drs. Agus Istiqlal, SH., MH, didampingi Wakil Bupati A. Zulqoini Syarif, S.H, serta Wakil Ketua DPRD Pesisir Barat. Sejumlah anggota DPRD, pejabat di lingkungan Pemkab Pesisir Barat, Ketua Dharma Wanita, narasumber pelatihan, pengurus Dewan Kesenian Kabupaten Pesisir Barat, serta peserta pelatihan turut hadir.

Pelatihan didukung dana hibah daerah

Ketua Umum Dewan Kesenian Kabupaten Pesisir Barat, Hj. Septi Istiqlal, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan dilaksanakan oleh Dewan Kesenian Kabupaten Pesisir Barat menggunakan anggaran dari dana hibah Kabupaten Pesisir Barat Tahun Anggaran 2021. Peserta kegiatan berasal dari beberapa kategori, yakni pelajar, guru mata pelajaran, dan umum.

Bupati soroti kekayaan budaya dan seni daerah

Dalam sambutannya, Bupati Agus Istiqlal menyampaikan bahwa Pesisir Barat memiliki kekayaan alam dan daya tarik pariwisata, serta adat dan budaya yang beragam. Dengan julukan “Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama”, kabupaten yang berusia kurang lebih delapan tahun tersebut dinilai sarat nilai-nilai kebudayaan.

Bupati juga menekankan keterkaitan kebudayaan dengan kesenian, mulai dari sastra tulisan hingga sastra lisan, seni gerak, hingga bentuk kreasi rupa.

Penghargaan kebudayaan dan penetapan warisan budaya

Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Pesisir Barat telah memperoleh piagam Penganugerahan Kebudayaan Indonesia tahun 2020 yang diberikan kepada Mursi (Mamak Laok) pada bidang Tradisi Hahiwang. Menurutnya, Anugerah Kebudayaan Indonesia merupakan penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bentuk apresiasi negara kepada warga, terutama pegiat seni, adat istiadat, dan kebudayaan.

Selain itu, Direktorat Jenderal Kebudayaan melalui Direktorat Perlindungan Kebudayaan telah menetapkan “Gulai Bebat” sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) milik Kabupaten Pesisir Barat. Bupati menyampaikan terima kasih kepada pihak terkait, termasuk Pemerintah Provinsi Lampung, yang membantu proses pengusulan hingga terbitnya keputusan tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Mursi (Mamak Laok) atas dedikasi dan konsistensinya dalam menjaga seni sastra Hahiwang.

Harapan lahirnya generasi pelestari budaya

Pemerintah daerah mengapresiasi terselenggaranya pelatihan seni sastra Hahiwang yang dilaksanakan Dewan Kesenian Kabupaten Pesisir Barat. Melalui kegiatan ini, Pemkab berharap tumbuh generasi baru yang menjunjung tinggi serta melestarikan adat dan budaya di Kabupaten Pesisir Barat.