BERITA TERKINI
Pemerintah Beri Diskon Bunga KUR BRI 2025 hingga 5 Persen, Target Penyaluran Maksimal Rp300 Triliun

Pemerintah Beri Diskon Bunga KUR BRI 2025 hingga 5 Persen, Target Penyaluran Maksimal Rp300 Triliun

Pemerintah melanjutkan dukungan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah akan memberikan diskon bunga KUR hingga 5 persen.

Kebijakan tersebut ditujukan untuk meringankan beban pelaku UMKM yang tengah mengembangkan usaha. Dengan diskon itu, debitur yang sebelumnya dikenakan bunga 15 persen selama masa tenor disebut hanya perlu membayar bunga 10 persen.

Keringanan bunga ini berlaku bagi debitur KUR yang mengajukan pinjaman melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI), salah satu bank pemerintah penyalur KUR.

Dalam rilis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, pemerintah menargetkan penyaluran KUR pada 2025 maksimal hingga Rp300 triliun. Target tersebut disesuaikan dengan kecukupan anggaran subsidi bunga atau subsidi marjin KUR pada Tahun Anggaran 2025.

Melalui target itu, pemerintah berharap penyaluran KUR pada 2025 dapat menjangkau lebih dari 2 juta debitur KUR baru serta 1 juta debitur KUR yang bergraduasi. Fokus penyaluran diarahkan kepada debitur baru yang belum pernah memperoleh akses pinjaman bank, agar cakupan pembiayaan bagi pelaku UMKM semakin luas.

BRI menjadi salah satu bank yang aktif menyalurkan KUR. Pada 2025, BRI menawarkan jenis KUR Mikro dengan plafon pinjaman hingga Rp50 juta dan bunga 6 persen per tahun. Skema ini diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro yang belum pernah memperoleh pinjaman bank.