Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia berencana menggelar tiga agenda strategis secara bersamaan di Kota Medan, Sumatera Utara, pada 2–3 Mei 2025. Kegiatan yang dipusatkan di Hotel AIHO ini mencakup Ideologisasi Partai, Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil), dan Training for Facilitator (TFF).
Ketiga agenda tersebut disebut ditujukan untuk memperkuat pondasi ideologi sekaligus meningkatkan kapasitas kader melalui wawasan dan pendidikan organisasi. Sejumlah narasumber dari jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelora Indonesia dijadwalkan hadir dalam rangkaian kegiatan.
Untuk agenda ideologisasi tingkat dasar, peserta berasal dari pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se-Sumatera Utara. Sementara TFF akan diikuti perwakilan dari lima provinsi di wilayah Sumatera bagian utara, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, yang tergabung dalam Badan Pemenangan Teritorial (BPT) 10 Sumbagut.
Ketua DPW Partai Gelora Sumatera Utara, Muhammad Nasir, didampingi Sekretaris Purna Irawan dan sejumlah pengurus, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dipandang sebagai langkah untuk memperkuat fondasi partai serta menyiapkan kader yang siap bekerja di tengah masyarakat.
Dalam Coffee Morning bersama insan pers di Medan, Rabu (29/4/2026), Purna Irawan mengatakan partainya menekankan penguatan gagasan dan kualitas kader. “Partai Gelora ingin tumbuh dengan kekuatan gagasan dan kualitas kader. Karena itu, pembinaan ideologi dan peningkatan kapasitas kader harus terus dilakukan. Kami ingin kader Gelora hadir membawa solusi, bukan sekadar hadir dalam politik elektoral,” ujarnya.
Ia juga menilai Sumatera Utara memiliki posisi strategis untuk pengembangan Partai Gelora di kawasan barat Indonesia. Menurutnya, rangkaian agenda ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi untuk memperkuat kerja organisasi hingga tingkat daerah.
Ketua Panitia Herry AH, didampingi Koordinator Acara Syaiful Arifin, menambahkan bahwa ideologisasi diarahkan untuk menginternalisasi nilai-nilai dasar, semangat perjuangan, serta substansi visi dan misi partai kepada kader. “Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memahami napas perjuangan Partai Gelora secara utuh, sehingga mampu meneruskannya hingga ke tingkat akar rumput,” kata Herry.
Herry juga menyebut TFF ditargetkan melahirkan fasilitator yang mampu menjadi penggerak organisasi di daerah, terutama dalam pendidikan politik, kaderisasi, dan penguatan struktur. Menurutnya, fasilitator yang kompeten diharapkan membuat pembinaan kader lebih sistematis dan terukur.
Adapun Rakorwil disebut menjadi forum untuk menyatukan langkah organisasi, mengevaluasi program kerja, serta merumuskan strategi ke depan, baik untuk pemenangan politik maupun pelayanan kepada masyarakat. Partai Gelora juga menyatakan komitmennya menghadirkan politik yang solutif, mendorong kemajuan bangsa, memperkuat persatuan nasional, serta mempersiapkan Indonesia menjadi kekuatan besar dunia.
Panitia mencatat, hingga saat ini sebanyak 23 DPD kabupaten/kota di Sumatera Utara telah mengonfirmasi kehadiran. Panitia juga berupaya menyesuaikan jadwal agar Ketua Umum Anis Matta dan Wakil Ketua Umum Fahri Hamzah dapat hadir. Selain itu, panitia berencana mengundang anggota legislatif di Sumut, yakni tiga orang dari Karo, satu dari Simalungun, dan satu dari Labuhanbatu, untuk ikut dalam kegiatan tersebut.