Nia Archives mengumumkan album terbaru berjudul Emotional Junglist yang dijadwalkan rilis pada 24 Juli melalui HIJINXX dan Island Records. Album ini disebut menandai fase baru dalam perjalanan karier musiknya.
Setelah sebelumnya merilis singel “Danger”, Nia Archives kembali memperkenalkan materi baru lewat lagu “Boys In Blue”. Dikutip dari Billboard, lagu tersebut digambarkan sebagai “lagu kemenangan penuh perlawanan” dan ditulis setelah berakhirnya hubungan pribadinya pada 2025.
Video musik “Boys In Blue” disutradarai oleh Iris Luz dan direkam pada malam hari di London. Visualnya disebut menghadirkan nuansa emosional yang terinspirasi dari karya PJ Harvey dan Fiona Apple.
Dalam pengerjaan album, Nia Archives bekerja sama dengan sejumlah musisi dan penulis lagu, termasuk James Ford—yang pernah bekerja dengan Arctic Monkeys dan Blur—serta Ethan P. Flynn dan penulis lagu pop Julia Michaels. Album ini juga memuat kolaborasi dengan Jorja Smith dan Sampha.
Emotional Junglist digambarkan sebagai karya yang lahir dari tekanan, pertumbuhan, dan ketahanan, dengan tema kedewasaan serta pencarian jati diri. Album ini menjadi kelanjutan dari debutnya Silence Is Loud, yang mengantarkan Nia Archives masuk nominasi Mercury Prize 2024.
Untuk mempromosikan album tersebut, Nia Archives dijadwalkan menggelar konser intim di Inggris dan New York pada Mei, dengan tiket yang dilaporkan telah terjual habis. Ia juga akan tampil di sejumlah festival, termasuk Movement Detroit, Lightning in a Bottle di California, serta Boardmasters di Inggris.
Nia Archives tercatat beberapa kali masuk nominasi MOBO Awards dan BRIT Awards. Pada 2025, ia disebut mencetak sejarah sebagai artis jungle pertama yang meraih tiga nominasi BRIT Awards, termasuk kategori Artist of the Year dan Best Dance Act.