BERITA TERKINI
Musik Tong-Tong Sumenep Terus Berinovasi, Terkendala Biaya Produksi Pementasan

Musik Tong-Tong Sumenep Terus Berinovasi, Terkendala Biaya Produksi Pementasan

Musik Tong-Tong khas Madura, khususnya dari Kabupaten Sumenep, terus menunjukkan perkembangan sebagai kesenian tradisional yang mampu bersaing di tingkat nasional. Keberadaannya tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga dipandang sebagai simbol identitas budaya yang dijaga dan dikembangkan oleh masyarakat.

Salah satu ruang penting bagi para pelaku seni untuk menampilkan kreativitas adalah Festival Musik Tong-Tong Sumekar yang digelar setiap peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep. Festival yang pertama kali diselenggarakan pada 1991 ini disebut konsisten mendorong inovasi dalam pengembangan musik tradisional.

Seiring waktu, Musik Tong-Tong tidak lagi tampil dalam bentuk sederhana. Para seniman mengembangkan komposisi dengan memadukan alat musik bambu khas Tong-Tong dengan instrumen tradisional lain, seperti gendang, suling, terompet, dan gempul. Kolaborasi tersebut menghasilkan aransemen yang lebih dinamis dan menarik perhatian penonton.

Kreativitas itu turut mengantarkan Musik Tong-Tong Sumenep meraih prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang kesenian di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), perwakilan Kabupaten Sumenep meraih penghargaan sebagai penampil terbaik. Capaian ini menjadi salah satu bukti daya saing kesenian lokal ketika dikemas dengan inovasi.

Festival tahunan tersebut juga berperan sebagai sarana pelestarian budaya di tengah perkembangan zaman. Pemerintah daerah memanfaatkan momentum itu untuk menggali potensi seni masyarakat agar tetap eksis dan relevan.

Namun, di balik penampilan di panggung, pelaku Musik Tong-Tong menghadapi tantangan besar dari sisi pembiayaan. Untuk satu kali pementasan, biaya yang dibutuhkan dapat mencapai puluhan juta rupiah, mencakup perlengkapan, kostum, transportasi, serta kebutuhan kru dan pemain. Kondisi ini menjadi alasan perlunya dukungan pemerintah dalam pembinaan dan menjaga keberlanjutan kesenian tersebut.