BERITA TERKINI
Mengenal Tren “Currently Reading”, Cara Gen Z Membagikan Aktivitas Membaca di Media Sosial

Mengenal Tren “Currently Reading”, Cara Gen Z Membagikan Aktivitas Membaca di Media Sosial

Tren literasi “currently reading” belakangan ramai muncul di berbagai media sosial, terutama TikTok dan Instagram. Istilah ini merujuk pada kebiasaan pengguna membagikan buku yang sedang mereka baca, baik melalui foto, unggahan singkat, maupun rekomendasi bacaan.

Tren ini disebut mulai populer dari platform Goodreads sebelum menyebar ke media sosial lain seperti TikTok, Instagram, dan X (Twitter). Seiring meluasnya penggunaan, banyak pencinta buku memanfaatkan format unggahan tersebut untuk menunjukkan bacaan terkini sekaligus berbagi referensi kepada pengikut mereka.

Kepopuleran “currently reading” banyak dikaitkan dengan karakter Gen Z yang aktif dan terbiasa berekspresi di media sosial. Membagikan buku yang sedang dibaca menjadi salah satu bentuk ekspresi diri, sekaligus cara berbagi pengalaman membaca yang sedang mereka rasakan.

Di luar aspek tren, “currently reading” dinilai membawa dampak positif bagi dunia literasi. Unggahan tentang buku yang sedang dibaca dapat meningkatkan minat baca, terutama di kalangan anak muda, serta mendorong kebiasaan membaca di berbagai situasi. Tren ini juga berpotensi membangun komunitas literasi secara daring, karena pengguna dapat saling bertukar rekomendasi dan berdiskusi tentang bacaan.

Bagi yang ingin mengikuti tren ini, beberapa cara yang umum dilakukan antara lain memotret sampul atau halaman buku dengan gaya kreatif, menambahkan kutipan favorit sebagai keterangan unggahan, serta menjelaskan alasan memilih buku tersebut. Pengguna juga kerap menyertakan tagar #CurrentlyReading agar unggahan lebih mudah ditemukan. Meski begitu, konsistensi membaca tetap ditekankan agar aktivitas ini tidak berhenti sebatas mengikuti tren di media sosial.

Dengan semakin banyaknya anak muda yang membagikan aktivitas membaca, “currently reading” menjadi salah satu contoh tren digital yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong kebiasaan membaca dan memperluas jejaring komunitas literasi.