BERITA TERKINI
Menbud Fadli Zon Dukung Rekkam Art Festival 2025 di Bogor sebagai Ruang Pemajuan Budaya

Menbud Fadli Zon Dukung Rekkam Art Festival 2025 di Bogor sebagai Ruang Pemajuan Budaya

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap penyelenggaraan Rekkam Art Festival (RAF) 2025 yang digagas Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra di Kota Bogor. Dukungan itu disampaikan saat Fadli membuka festival yang digelar di Alun-Alun Bogor, Jawa Barat.

Sejumlah pejabat daerah dan pemangku kepentingan turut hadir, antara lain Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, Staf Ahli Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kota Bogor Agustian Syah, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor Dian Herdiawan, serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Retno Raswaty.

Dalam sambutannya, Fadli mengapresiasi konsistensi Rumah Kreatif Keboen Sastra dalam menyelenggarakan RAF sebagai salah satu ruang pemajuan kebudayaan. Ia menyebut Kementerian Kebudayaan mendukung kegiatan yang tumbuh dari komunitas dan berharap pemajuan kebudayaan berkembang dari masyarakat.

Fadli juga menyampaikan bahwa Kementerian Kebudayaan memiliki sejumlah program yang dapat diakses pelaku budaya untuk memperkuat ekosistem kebudayaan, salah satunya Dana Indonesiana. Menurutnya, Dana Abadi Kebudayaan itu diberikan kepada komunitas untuk upaya pemajuan kebudayaan, dengan catatan pada tahun ini sebanyak 3.000 pelaku budaya mengikuti program tersebut. Ia berharap Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra dapat mengakses dukungan tersebut.

Ia menambahkan, peran kementerian dijalankan sebagai bagian dari mandat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 32 ayat (1) tentang pemajuan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia. Komitmen itu, kata Fadli, juga ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yang menempatkan seni sebagai salah satu Objek Pemajuan Kebudayaan.

Fadli menyebut terdapat program di Kementerian Kebudayaan yang ditujukan untuk mendukung sastra Indonesia agar mendunia, antara lain Laboratorium Penerjemah dan Promotor Sastra, serta Pengembangan Karya Sastra Berbasis Kekayaan Intelektual (IP).

Ia berharap agenda pemajuan kebudayaan yang tumbuh dari masyarakat seperti RAF 2025 dapat terus berkembang. Fadli juga mendorong agar kegiatan serupa direncanakan dan didiskusikan lebih matang dengan melibatkan pelaku budaya lain di Kota Bogor supaya acara dapat berjalan berkelanjutan.

Ketua Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra Herie Syahnilla Putra Siregar mengatakan RAF 2025 tidak hanya ditujukan sebagai ajang pameran, tetapi juga sebagai platform dialog, kolaborasi, dan edukasi bagi seniman, pegiat budaya, komunitas, serta masyarakat umum.

Ketua Panitia Pelaksana Setni Laura Bernadhette menilai dukungan dan kehadiran Menteri Kebudayaan menjadi bukti kecintaan terhadap budaya, seni, dan tradisi Indonesia, sekaligus menambah semangat penyelenggaraan RAF 2025.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menyatakan kebudayaan akan terus hidup jika seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, saling berkolaborasi. Ia menegaskan Pemerintah Kota Bogor siap berkolaborasi dan bersinergi dengan para pelaku budaya sebagai bentuk dukungan dan apresiasi, serta berharap kegiatan ini dapat terus berkelanjutan.

RAF merupakan acara tahunan yang diselenggarakan Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra dengan misi menjadi etalase dan inkubator karya seni serta kreativitas anak muda. Mengusung tema “Suluh Ka Sukma, Tengtrem Ka Jiwa, Bagja Ka Bumi”, RAF 2025 digelar pada 25–26 Oktober 2025 dengan rangkaian kegiatan seperti pameran seni rupa kontemporer dan seni karya yang menampilkan 50 karya seniman lokal dan nasional, pertunjukan musik, tari, dan teater yang memadukan elemen tradisional dan modern, diskusi dan lokakarya, serta pasar kreatif lokal.