BERITA TERKINI
Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Sastra Dasar kepada Siswa Kelas 1–3 SDN 01 Klumpit

Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Sastra Dasar kepada Siswa Kelas 1–3 SDN 01 Klumpit

Desa Klumpit, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Sabtu (22/7/2023) — Almayna Benefitrisqi Chotimajati, mahasiswa Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya yang tergabung dalam KKN TIM II Universitas Diponegoro (Undip) 2023, melaksanakan program keilmuan berupa pengenalan sastra kepada peserta didik kelas 1–3 di SDN 01 Klumpit.

Dalam kegiatan tersebut, Almayna memperkenalkan sastra sebagai karya tulis yang memiliki nilai seni dan ekspresi estetika. Sastra juga dipaparkan sebagai penggunaan bahasa secara kreatif untuk menyampaikan pesan, emosi, ide, dan gambaran dunia secara artistik, yang kerap memuat makna simbolis, metaforis, maupun alegoris.

Selain menonjolkan keindahan bahasa, sastra disebut dapat mencerminkan budaya, nilai, serta pandangan masyarakat pada waktu tertentu. Karena itu, mempelajari sastra dinilai dapat membantu memahami perkembangan sejarah, sosial, dan budaya. Sastra juga dipandang memiliki peran untuk menghibur, mengajarkan, merangsang pemikiran, hingga menjadi sarana kritik sosial dan refleksi pribadi.

Berangkat dari manfaat tersebut, pengenalan sastra dasar diberikan kepada siswa usia dini. Materi disampaikan melalui pemaparan presentasi yang ditampilkan di hadapan peserta didik. Topik yang dibahas meliputi pengertian sastra, bentuk atau jenis karya sastra—seperti puisi, drama, fiksi, nonfiksi, dan lainnya—beserta contoh.

Untuk menarik perhatian siswa, materi disusun dengan ilustrasi dan potongan gambar dari kartun anak populer. Penyampaian dilakukan dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Dalam sesi pembelajaran, peserta didik terlihat antusias menyimak dan membaca contoh karya sastra yang diberikan, terutama puisi bertema pahlawan super yang dinilai dekat dengan minat anak-anak. Pada materi drama, ditampilkan pula foto drama panggung yang diadaptasi dari film kartun populer “Frozen”. Metode tersebut digunakan untuk meningkatkan ketertarikan peserta didik terhadap materi yang disampaikan.

Program pengenalan sastra ini dilaksanakan dengan mempertimbangkan peran sastra dalam perkembangan anak. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan minat baca peserta didik, yang selanjutnya dapat berdampak pada pengayaan kemampuan berbahasa, perluasan imajinasi, latihan berpikir kritis, peningkatan kreativitas, serta pengenalan budaya dan nilai-nilai dalam masyarakat.